Koramil 1302-17 Motoling, Gelar Komunikasi Sosial dengan Komponen Masyarakat

by -177 views

Minsel, transparansiindonesia.com — Koramil 1302-17/Motoling menggelar kegiatan komunikasi sosial dengan komponen masyarakat, yang digelar diruang pertemuan kantor Koramil Motoling pada Jumat, 27 April 2018.

Kegiatan yang dihadiri unsur forkopimca ini, berlangsung juga dalam bentuk dialog interaktif.

Dalam kegiatan tersebut Kapolsek Motoling AKP Verry Liwutang menyampaikan Sosialisasi mengenai Hukum dan Kamtibmas, ia menyampaikam bahwa keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab kita bersama, sehingga mewujudkan rasa aman dan tertib ditengah-tengah masyarakat, itu harus didukung pula oleh masyarakat itu sendiri.

“Untuk mewujudkan hal tersebut ada tiga hal yang harus kita lakukan yakni, menjadi polisi baginkita sendiri, menjadi polisi bagi keluarga, dan menjadi polisi dilingkungan kita masing-masing.” kata Liwutang.

Liwutang pun menambahkan bahwa dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengadakan razia bagi siswa-siswi yang membawa kendaraan ke sekolah, dan apabila kelengkepan motor tidak sesuai akan ditahan, iapun menghimbau kepada masyarakat untuk bisa menangkal isu-isu hoaks yang hanya berpotensi memecah-belah persatuan dan kesatuan. Disamping terus menggiatkan razia-razia lainnya seperti Miras dan Sajam.

  Sementara sosialisasi mengenai masalah narkoba dan seks bebas disampaikan oleh kepala Puskesmas Motoling yang diwakili oleh Glorio Kawulur SKM, dia mengingatkan kepada para siswa yang hadir mengenai bahaya Narkoba dan seks bebas yang hanya akan merusak masa depan para Generasi Muda.

Baca juga:  Seminggu Jelang Pengucapan Syukur, Warga Mulai Padati Pasar Tompasobaru

Danramil 1302-17 Motoling Peltu Royke Sumakul, membawakan sosialisasi mengenai Bela Negara, dan dimana untuk melaksanakan hal tersebut kita harus bisa menangkal radikalisme dan terorisme

Kepada jurnalist transparansiindonesia.com, Danramil Royke Sumakul menyampaikan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) ini merupakan program kerja dari komando atas yang bertemakan ‘Bersama rakyat mewujudkan NKRI berdaulat dan sejahtera’, dimana hal tersebut dalam rangka mewujudkan keeratan dan kebersamaan kepada komponen masyarakat, sehingga hubungan komunikasi yang sudah terjalin hendaknya dapat terus ditingkatkan.

“Pertahanan Negara bukan hanya tanggung-jawab dari TNI saja, tapi kewajiban dari seluruh warga negara Republik Indonesia.” kata Danramil Royke Sumakul.

Sasaran dari kegiatan ini yakni, diharapkan

  1.   terwujudnya kecintaan terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
  2. Terjalinnya keterpaduan TNI-Polri dan Masyarakat, dalam mencegah serta menangkal rasikalisme dan terorisme, perlu kepekaan dan kepedulian masyarakat terhadap permasalahan yang ada.
  3. Untuk mengantisipasi Radikaisme dan terorisme perlu diberlakukan pengamanan swakarsa gunanya untu dapat deteksi dini, temu cepat dan lapor cepat, dan pemerintah jaga dan desa untuk cepat tanggap melaporkan hal-hal yang mencurigakan, karena desa dan jaga merupakan ujung tombak pemerintah.
  4. Dengan Komsos ini, komponen masyarakat yang hadir diharapkan benar-benar mengerti dan memahami bahaya radikalisme dan terorisme, sehingga dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat lainnya.
Baca juga:  CEP Peduli, Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sentani

“Saya mengajak kepada komponen masyarakat untuk berani mengatakan ‘Tolak Radikalisme dan Terorisme’ serta mari kita pertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI merupakan harga mati bagi warga masyarakat Republik Indonesia.” tegas Danramil.

Diapun sangat bersyukur dimana Koramil Motoling merupakan koramil yang besar dengan memiliki wilayah tugas di lima kecamatan, dan kelima camat berkesempatan hadir, begitupula dengan kedua polsek yang ada berkesempatan hadir dan memberikan materi.

Hadir pula dalam kegiatan ini, Kapolsek Ranoyapo tang diwakili oleh Kanit Binmas Herdy Manese, Camat Motoling Cherman Sengkey, Camat Ranoyapo Joiske Wakas, Camat Motoling Barat, Jerry Sengkey, Camat Motoling Timur Sonni Umboh, Camat Kumelembuai Michael Waworuntu, Ketua Rayon B FKPPI Sammy Massa, para HukumTua bersama perangkat desa, dan siswa-siswi yang ada disekolah wilayah Motoling Raya.   (Hengly/TI)*