Nafa Urbach Nyatakan Maju Caleg Melalui Partai Nasdem

by -212 views
Jakarta, transparansiindonesia.com – Artis Nafa Urbach menyatakan akan maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) pada pemilihan umum 2019. Janda satu anak ini mengatakan dirinya akan maju lewat Partai NasDem.

“Saya akan maju Pileg DPR dapil di Jawa Tengah,” kata Nafa di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Mengenai pilihannya maju sebagai caleg, perempuan 37 tahun menyadari, sebagai public figure harus memiliki saluran menyampaikan aspirasi. Nafa sebenarnya sudah ditawari masuk dalam dunia politik pada usia 22 tahun.

Namun, saat itu Nafa menolaknya lantaran karirnya di dunia hiburan tengah menanjak.

“Flashback saat saya mengawal kasus pedofil yang akhirnya pelakunya ditangkap, semenjak kejadian itu, banyak pesan curhat dan korban dari kasus serupa,” kata Nafa.

Baca juga:  Ridwan Kamil; 'Saya Dukung Pak Jokowi di Pilpres Nanti, Itu Sudah...'

Nafa tidak bisa berbuat banyak mengingat dirinya hanya sebagai artis. Oleh karena itu, Nafa ingin terjun ke dunia politik agar bisa mencarikan solusi kepada warga yang membutuhkan.

“Semenjak itu hari itu, saya tidak bisa diam saja. Dan mereka melihat saya sebagai public figure. Sedangkan saya sebelum ini tidak bisa memberikan solusi apa-apa,” kata Nafa.

NasDem Kebanjiran Artis

Partai NasDem menerima beberapa kader baru dari kalangan artis hingga selebritis Tanah Air.

Mereka yang bergabung ke NasDem di antaranya Baim Wong, Nafa Urbach, Jonathan Frizzy, Lucky Hakim, Anisa Bahar, Cut Meyriska, hingga Della Puspita. Sekjen NasDem Johnny G Plate menyebut bergabungnya para artis itu ke NasDem merupakan hal wajar.

Baca juga:  Ketum AMTI; "Survey LSI, Asa Bagi Parpol Papan Atas"

“Ya NasDem kan partai yang terbuka. Nama-nama yang disebutkan itu betul, mereka sudah mendekat ke NasDem, kami membuka pintu,” ujar Johnny, Senin, 21 Juli 2018.

“Para artis kan juga rakyat. Punya hak politik yang sama,” katanya.

Johnny mengatakan Baim Wong cs akan disiapkan untuk beberapa posisi. Ada yang jadi calon anggota legislatif, ada yang bertugas mengurus partai.

“Ya kan kaderisasi politik macam-macam, ada caleg, pengurus partai, pegiat partai, ada disiapkan di eksekutif dan semua jabatan publik yang mungkin mereka lakukan,” katanya.

(red/TI)*