Jefry Makapedua; “Gunakanlah Dana Desa Sesuai Kebutuhan dan Prioritas Kebutuhan Pembangunan Fisik”

by -320 views

Sulsel, transparansiindonesia.com – Sosialisasi Jaksa Jaga Desa  dilaksanakan Dinas Pemerintahan Masyarakat Lembang  (DPML) Kabupaten Toraja Utara kerjasama Kejaksaan Negeri Tana Toraja dan Pemerintah Kecamatan Sa’dan, Kamis (16/8) dengan menghadirkan Kepala Lembang (Kepala Desa) se Kecamatan Sa’dan di Kantor Kecamatan Sa’dan.

Program ini direspon positif oleh pemerintah Kabupaten Toraja Utara. Wakil Bupati Toraja Utara Yosia Rinto Kadang dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya program yang dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Tana Toraja “Jaksa Jaga Desa” adalah program yang  sangat bagus sebab akan melakukan pengawalan, tentunya hal ini pihak pemerintah sangat merespon dengan baik dan siap bersinegi.

“Saya harap para kepala lembang se Kecamatan Sa’dan benar-benar pro aktif dalam memanfaatkan dana desa sesuai dengan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaannya,” pesan Rinto

Disebutkan, ada banyak hal yang tidak dipahami oleh beberapa instansi lembang tentang pembangunan fisik, dan silahkan jika ada yang ingin didiskusikan pada pihak kejaksaan, sebab ini program sangat bagus dalam hal menjaga dana desa agar berjalan dengan efektif dan mengenai sasaran sesuai dengan program dana desa.

Baca juga:  Program Jaksa Menyapa, Jefry Makapedua Edukasi Warga Terkait Covid-19

“Dalam hasil kunjungan kerja saya di  kecamatan, saya melihat banyak pembangunan fisik yang masih jauh dari harapan, dan inilah kekuragan yang harus kita benahi,” ungkap Rinto

Sementara itu, Kepala Jaksa Negeri Tana Toraja Jefri Penanging Makapedua, SH.,MH mengatakan, program jaksa jaga desa ini adalah program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia,  dan program ini diharapkan kerjasamanya  yang baik dengan Pemerintahan Lembang (pemerintah Desa).

Jefri dengan tegas mengingatkan para kepala lembang, bahwa untuk menghindari hal kritikan,  maka laksanakanlah penggunaan dana desa sesuai aturan dan  prioritas kebutuhan pembangunan fisik disuatu desa yang  harus dilaksanakan dengan baik dan benar.

“Mari kita bersama-sama jaga dana desa dengan baik,  jangan sampai disalahgunakan. Melalui sosialisasi ini saya ingin mendengarkan laporan pembangunan fisik yang anda telah laksanakan disetiap lembang masing-masing,”  terang Jefri Penanging Makapedua

Baca juga:  Hutan Pinus di Nanggala Toraja Utara Gundul, Ini Penyebabnya..

Ditambahkan Kadis DPML Kabupaten Toraja Utara, Ritha Rasinan, bahwa  terkait penggunaan dana desa tentu ada aturannya, kemudian ditindak lanjuti dengan aturan lainnya. Di Kecamatan Sa’dan ada satu lembang yang mendapatkan dana desa yang cukup besar, yaitu Lembang Ulu Salu sebesar Rp. 1,8 Milyar.

“Pada tahap pertama untuk laporan dana desa ke provinsi sudah selesai, dan kini sudah memasuki tahap kedua, namun  masih ada beberapa lembang yang belum menyelesaikan laporannya. Sistem pelaporan dana desa sekarang sudah menggunakan sistem aplikasi,” tambahnya.

Pemateri  dari Kejaksaan Negeri Tana Toraja adalah Ketua TP4D, Andi Ardi Aman,SH yang juga Kepala seksi Intel di Kejaksaan Negeri Tana Toraja.

(red/TI)*