Begini Langkah Khofifah Untuk Menangkan Jokowi

by -211 views

Jakarta, transparansiindonesia.co.id – Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa akan mengerahkan semua potensi dukungan untuk pasangan capres-cawapres Jokowi-KH Ma’ruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Tak hanya lewat Jaringan Kiai Santri Nusantara (JKSN) tetapi juga potensi suara Muslimat NU se-Indonesia. “Saya akan maksimalkan semua riil massa yang ada. Di antaranya sebanyak 32 juta emak-emak yang masuk dalam Muslimat NU. Sampai di kecamatan itu ada Muslimat lho,” katanya seusai menghadiri acara di IAIN Tulungagung, Minggu (23/9/2018).

Khofifah memang tidak secara tegas mewajibkan Muslimat NU untuk berada di barisan Jokowi-Ma’ruf. Namun dia akan berupaya agar Muslimat NU memiliki pilihan yang sama dengan ketua umumnya. “Untuk Muslimat, insya Allah Muslimat biasanya berseiring dengan apa yang menjadi orientasinya ketua umumnya, kekuatan itu akan berseiring,” tandasnya.

Baca juga:  Ketua DPD 1 Golkar Sulut, Tetty Paruntu Hadiri Perayaan Pengucapan Syukur Desa Poopo Barat

Di luar itu, mantan menteri sosial ini juga  mengajak semua elemen yang punya tujuan dan tekad sama untuk memaksimalkan jaringan yang dimiliki di semua lini. “Lewat JKSN, kami juga akan berupaya menyapa elemen yang ada dalam jaringan kiai, santri dan jaringannya,” katanya.

Ditanya target, Khofifah mengaku tidak mau menyebutkan angka. Namun dia memastikan bahwa yang masuk dalam relawan JKSN ini banyak orang dan kuat. Karena itu, dia optimistis Jokowi-Ma’ruf bisa menang secara siginifikan.

“Dulu kalau pas ditanya saat pilgub, saya jawabnya targetnya menang siginifikan. Sama, kali ini kami juga kalau ditanya target ya ingin menang signifikan,” ungkapnya.

Soal Tim Kampanye Daerah (TKD), Khofifah mangaku sejak awal tidak pernah masuk di dalam tim. Pasalnya dia sudah fokus dalam relawan JKSN. “Jadi kalau dibilang mundur dari TKD rasanya kurang pas. Kebutuhannya kan sama, mengantarkan Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf gitu kan. Maka maksimalkan saja, elemen yang harus kita sapa itu banyak sekali,” tandasnya.

(red)*