Habib Salim Jindan Katakan Pemimpin Negara, Ulama, Jangan Jadi Artis di Saat Bencana

by -208 views

Jakarta, transparansiindonesia.co.id – Keprihatinan terhadap bencana yang menimpa di Lombok, Donggala, dan Palu, menurut Presiden Majelis Dzikir RI 1 Habib Salim Jindan Baharun, tergerus berita hoaks yang dimainkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab di tengah duka bencana.


“Allah sudah membuka aib orang-orang suka menyerang pemerintah saat ini. Harusnya bijak dan jangan sebar hoaks saling menjatuhkan,” kata Habib Salim, Jumat (5/10/2018).


Hal itu diungkapkannya dalam diskusi publik bertema “Stop Sebar Hoax, Fitnah di Tengah Duka Bencana” di UP2YU Cafe and Resto Cikini, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca juga:  Anies Kutip Falsafah Sam Ratulangi 'Si Tou Timou Tumou Tou', Dalam Pidato Politiknya

Habib Salim memgimbau agar calon pemimpin bangsa bisa bersikap jeli dalam melihat satu masalah dan jangan terkesan memanfaatkan momentum yang ada.

“Gara-gara hal ini, negara bisa rusak,” ujar Habib Salim.

Harusnya, dikatakan Habib Salim, intelektual calon pemimpin dalam membaca berita dan isu bisa jeli.

“Jangan hanya karena kita benci satu kaum lalu tidak adil, ciri ini ada di mereka. Kalau sudah seperti ini malu kita, mau ditaruh mana muka kita?” ujarnya.

Dirinya mengatakan sebaiknya urusan bencana yang tengah menjadi fokus pemerintahan Jokowi janganlah dimanfaatkan.

Baca juga:  Kapolsek Ciledug, Siap Membantu Pemerintah Untuk Mencegah Virus Corona (Covid-19)

“Ulama, petinggi negara, mari bantu dengan doa, jangan menjadi artis di saat bencana,” pungkasnya.

(red)*