Mahfud MD Sebut Perda Agama Sia-sia, Grace Natalie Makin Perkasa

by -253 views

Jakarta, transparansiindonesia.co.id – Polemik yang dimunculkan Eggi Sudjana mengenai penolakan Grace Natalie terhadap perda agama dijawab oleh Mahfud MD secara langsung, tidak pakai lama, tidak menyakitkan, dan terus gebuk nalar. Ini adalah sebuah pandangan yang revolusioner dari pemikiran masa kini.

Perda agama itu menyulitkan banyak orang. Korban pertama dari perda agama adalah perempuan. Intoleransi makin marak terjadi. Ini yang harus dilawan dengan tegas. Jangan sampai ada perda agama yang merusak perdamaian. Perda itu mengatur perdamaian, bukan perdagangan perempuan.

Kalimat Grace Natalie dalam pembukaannya di acara ulang tahun PSI cukup jelas. PSI akan menolak perda agama, baik syariah maupun injil, atau apapun di bumi NKRI tercinta ini. Kenapa? Karena Pancasila dirasa sudah sangat cukup untuk mengatur kebebasan orang dalam berekspresi, di dalam koridor yang sudah disepakati bersama.

Perda agama manapun akan ditolak. Ini menjadi standpoint atau titik tolak dari PSI. PSI sudah jelas. Awalnya kita melihat bahwa ada kesan membuang agama. Tapi sekali-sekali, hanya orang buta dan tuli lah yang mengatakan bahwa statement Grace Natalie adalah upaya membuang agama.

Sebenarnya, itu adalah upaya PSI dalam mengembalikan marwah agama ke dalam tatanan yang seharusnya. Agama harus dimuliakan, dengan cara tidak menempatkan setiap peraturan agama, pada ranah publik. Ini yang harus kita bersama-sama lihat sebagai satu kesatuan yang hakiki.

Baca juga:  Setelah Setnov, Giliran Taufik Kurniawan di Tangkap KPK, Sejarah Baru Terukir di Lembaga DPR

Berbeda dengan Rocky Gerung yang mengatakan Pancasila adalah bau ganja yang memabukkan dan menghilangkan kesadaran, justru Grace melawan itu. Grace menjepit otak Rocky Gerung dengan Pancasila.

Rocky Gerung dibuat tidak berdaya, seperti sency kaleng yang ada di ujung, teriak-teriak kesakitan, melihat kesaktian dari Pancasila yang dibawa oleh PSI, Jokowi, Mahfud MD, dan berbagai partai pendukung Joko Widodo.

Rocky Gerung mirip Sency Kaleng. Imbuhan akhir yang pas. Bisa saja dibuat pantun seperti ini.


Bung Rocky Gerung

Si Sency Kaleng

Pantun ini singkat.

Tapi nyelekit.


Ya. Sudah puas men-sency-sency-kan Rocky Gerung yang menista Pancasila, kita kembali ke Mahfud MD dan Grace Natalie.

Grace artinya anugerah. Natalie artinya kelahiran. Maka arti nama Grace Natalie adalah lahirnya era penuh anugerah dan berkah. Luar biasa sekali. Mahfud MD bisa melihat ada kesungguhan yang mendalam dari statement Grace Natalie.

Menolak perda agama, karena perda agama adalah hal yang sia-sia. Lantas apakah Eggi dan Rocky berani melawan Mahfud MD? Mahfud mendukung PSI. Era lahirnya anugerah sedang ditunggu-tunggu.

Inilah yang membuat Eggi Sudjana bungkam. Ia tidak bisa bergerak banyak. Mahfud mendukung PSI. Artinya jika Grace dikasuskan, seharusnya Mahfud MD juga dikasuskan. Bukan hanya menolak, ia mengatakan bahwa Perda Agama manapun itu sia-sia.

Baca juga:  Kasdim 0427/WK hadiri peresmian kantor Pelayanan Satu Pintu Kantor Kemenag Way Kanan

Ya. Sia-sia. Apa artinya? Buang saja ke tong sampah. Tidak membawa fungsi sebagaimana mestinya. Fraud. Rusak. Hancur das ding an sich. Duh bicara apa sich?

Ya. Perda agama tidak membawa dampak positif bagi kehidupan berkebangsaan. Harus kita akui hal ini secara pahit. Sebenarnya bukan ada masalah di perda agama ini atau itu. Tapi ini masalah di dalam pelaksanaannya. Apa yang akan membuat perda ini cacat? Keberpihakan.

Bayangkan, orang yang kedapatan berjalan malam-malam, bisa dihukum cambuk. Sedangkan koruptor, malah melenggang bebas terlepas dari perda itu.

Perda agama kalau mau, harus dijalankan serempak. Mereka yang menghina presiden dan pemimpin, harus dihukum cambuk. Sekalian saja kalau mau. Tidak berani kan?

Ini yang menjadi dasar dari Grace Natalie menolak perda agama apapun. Bahkan hal ini disetujui oleh Mahfud MD, pakar hukum NKRI. Mau lawan Mahfud? Apakah Eggi Sudjana berani lawan Mahfud? Atau ia hanya beraninya sama perempuan dan minoritas?

Dulu berani sama Ahok, pun karena banyak massa. Kalau satu lawan satu juga belum tent berhasil. Inilah yang menjadi kecacatan pola pikir yang hakiki.

Jangan sampai Indonesia hancur di tangan orang-orang yang tidka tahu apa arti NKRi yang sejati. Semoga saja Indonesia kembali. Strategi Grace Natalie sudah sangat baik dalam menenggelamkan partai PAN.

(red)*