DLH Minsel dan PT Cargil Amurang Bahas Pengurangan dan Penanganan Sampah

by -706 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Selatan (DLH Minsel) dalam rangka menangani permasalahan sampah di Kabupaten Minahasa Selatan, dan juga membahas kerjasama Pemkab Minsel dan PT Cargil, bertemu dengan Pimpinan PT Cargill Amurang, di Kantor PT Cargil, pada Rabu 30 Januari 2019.

Tim DLH Minsel yang dipimpin oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Roi Sumangkut ST.MT, tiba di Kantor PT Cargil dan diterima oleh Plant Manager PT Cargil Imelda Tandako.

Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai kerjasama untuk penanganan dan pengurangan sampah, sebagaimana program dari Bupati Minahasa Selatan DR.Christiany Eugenia Paruntu SE, untuk menunjang program Presiden Joko Widodo, melaluo Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tentang ‘Indonesia Bebas Sampah 2025’ dimana pengurangan 30% sampah dan 70% penanganan sampah.


Melalui pertemuan tersebut, PT Cargil Ind Amurang melalui Imelda Tandako akan memberikan dukungan dan support yang penuh, dengan adanya CSR dibidang Lingkungan untuk Pemkab Minsel ditahun 2019 ini, yang akan dibahas dan direalisasikan secepatnya.

Pada tahun sebelumnya yakni ditahun 2017 dan 2018 PT Cargil juga sudah memberikan bantuan kepada Pemkab Minsel, melalui pengadaan Bak Sampah ssbanyak 16 unit. Dan dari data Dinas Lingkungan Hidup, ada terjadi peningkatan volume sampah sampai dengan 70%. Dari data tersebut membuktikan bahwa ada sekitar 70% sampah di Amurang tidak dibuang pada tempatnya, tapi sering dibuang di Sungai, Laut ataupun dibakar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Minahasa Selatan, Roi Sumangkut kepada jurnalist transparansiindonesia.co.id melalui saluran telepon seluler mengatakan, bahwa berdasarkan data tersebut, bantuan dari PT Cargil melalui Dinas Lingkungan Hidup Minsel, telah banyak membantu dalam hal pengurangan pembuangan sampah ke sungai, laut, yang kesemuanya sampah-sampah tersebut akan bermuara ke laut, ataupun sampah dibakar.

Baca juga:  DLH Minsel dan Komunitas Pecinta Alam Lakukan Bersih-bersih Pantai dan Laut Serta Penanaman Pohon

“Dari data saat ini, Indonesia berada diurutan kedua penyumbang sampah terbanyak ke laut, jadi melalui pengadaan TPS, (Bak Sampah) walaupun belum menyentuh aspek penanganan sampah, diharapkan akan berdampak pada pengurangan volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir,” kata Kadis Roi Sumangkut.

Sumangkut pun menambahkan sangat mengapresiasi akan perhatian, dukungan bahkan support dari pihak PT Cargil dalam rangka menangani sampah di Kabupaten Minahasa Selatan, dengan berbagai bantuan yang diberikan kepada Pemkab Minsel, melalui Dinas Lingkungan Hidup.

“Terima kasih atas bantuan dan dukungan dari pihak PT Cargil kepada Pemkab Minsel, dengan berbagai bantuan yang sudah diberikan, dan dampaknya sudah banyak dirasakan masyarakat, dan saya pun menghimbau agar warga masyarakat Minahasa Selatan dapat memanfaatkam bantuan yang sudah diberikan oleh PT Cargil berupa pengadaan Bak Sampah, dengan membuang sampah-sampah Rumah Tangga di tempat pembuangan sampah sementara, tentunya di waktu atau jam yang telah ditentukan yakni dari Jam 17:00 sampai Jam 05:00,” tambah Roi Sumangkut.

Ditambahkan Sumangkut Pula bahwa, dalam rangka upaya pengurangan volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), oleh inisiasi Bupati Minahasa Selatan DR.Christiany Eugenia Paruntu SE, diadakan pembentukan Bank Sampah, dimana di Kabupaten Minahasa Selatan sudah ada beberapa Bank Sampah yang beroperasi, yang dimaksudkan agar sampah-sampah plastik dan kertas dari warga masyarakat dapat di kumpulkan lalu dibawa dan ditabung di Bank Sampah, yang selain untuk pengurangan volume sampah ke TPA, juga dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat.

Baca juga:  Tetty Paruntu Ungkapkan Dukacita atas Jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610

“Oleh Inisisasi dan inovasi Ibu Bupati DR.Christiany Eugenia Paruntu SE, mengadakan pembentukan Bank Sampah guna pengurangan volume sampah ke TPA, yang juga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat, jadi saya mengajak kepada warga masyarakat, untuk memanfaatkan bank sampah, dengan membawa sampah plastik dan kertas ke Bank Sampah, ayo.. Selamatkan Lingkungan Hidup, malu lah kita buang sampah sembarangan,” kata Kadis Roi Sumangkut.

Kegiatan ini menurut Kadis Roi Sumangkut ST.MM juga dimaksudkan dalam rangka menunjang program pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan meraih Piala Adipura, untuk itu segala potensi-potensi yang ada guna menunjang Minsel meraih Adipura akan terus digiatkan, salah satunya pengadaan alat pengangkut sampah dan Tempat Sampah.

“Ini merupakan salah satu dalam rangka kita menunjang Minsel meraih Adipura, dukungan dari warga masyarakat juga sangat diperlukan untuk target Minsel meraih Adipura,” kata Roi Sumangkut.

Sementara itu Plant Manager PT Cargil mengatakan bahwa pihaknya sangat peduli dengan permasalahan sampah di Minahasa Selatan, dan hal tersebut terus dibuktikan dengan memberikan bantuan ke pihak Pemkab Minsel melalui DLH Minsel, dengan pemberian bantuan-bantuan yang sangat bersentuh dengan lingkungan.

(Hengly)*