Jalan Kapten Halim Pasar Rebo Purwakarta, Jalan Atau Terminal??

by -798 views

Purwakarta, transparansiindonesia.co.id – Pemerintah kabupaten Purwakarta melalui dinas perhubungan akan menertibkan parkir baik roda empat maupun roda dua. Bahkan akan memberlakukan sanksi bagi kendaraan bermotor yang parkir secara sembarangan atau di tempat yang dilarang

Surat himbauan juga telah Kepala UPTD Perparkiran Dinas Pehubungan Kabupaten Purwakarta, Arip Surahman katakan sudah disebar sebagai bentuk sosialisasi, mengingatkan kepada para pemilik kendaraan agar tidak parkir di tempat-tempat seperti, trotoar dan tempat yang dilarang parkir.

Dalam menertibkan kendaaraan yang parkir sembarangan, Dishub telah menyiapkan sanksi administrasi sesuai ketentuan Pasal 24, ayat (3) Peraturan Daerah (Perda)  nomor 3 tahun 2015 tentang perubahan atas Perda nomor 5 tahun 2011 tentang penyelenggaraan parkiran dengan sanksi berupa pencabutan pentil ban kendaraan, penggembokan kendaraan, bahkan bisa juga pemindahan paksa kendaraan atau penderekan.

Mendengar akan ditertibkannya parkir kendaraan yang sembarangan, Camat Purwakarta, Yuddy Herdiana, mendukung dan mengapresiasi langkah dinas perhubungan tersebut.

Baca juga:  Dari Seorang Penyanyi Dangdut menjadi KADES Untuk Mengabdi kepada Masayarakat

“Sangat mendukung, karena bagaimanapun aturan harus ditegakkan, sebab bagaimanapun parkir sembarangan akan mengganggu pengendara yang lain”, terang Yuddy.

Mengenai kemacetan yang terjadi khususnya di wilayah kecamatan Purwakarta, Yuddy pun mengatakan jika kecamatan Purwakarta bersama instansi terkait sudah pernah melakukan upaya untuk mengatasi masalah parkir.

“Kita beberapa tahun yang lalu pernah menertibkan, bahkan sudah memberikan solusi lahan parkir. Namun itu hanya berjalan dan ditaati antara satu sampai dua minggu, kemudian begitu lagi” jelas Yuddy.

Engganya masyarakat untuk taat parkir Yuddy kemukakan adalah persoalan pendapatan dan ambil gampang.

“Setiap ditertibkan alasan mereka punya kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi, padahal kami waktu itu atur cukup satu baris saja, jangan sampai berlapis gitu, yang punya kendaraan pun maunya ambil gampangnya saja tidak mau berjalan agak sedikit lebih jauh”, tandasnya.

Baca juga:  Pemkot Ini Adalah Sebuah Langkah Solusi Yang Mungkin Tidak Semua Pihak Setuju Atau Tidak Setuju, Akan Tetapi Menurut Saya Sudah Cukup Sebagai Langkah Bijak Pemerintah Yang Tidak Juga Mengabaikan Warganya Dalam Hal Beribadah

Bicara kondisi jalan tepatnya didepan pasar rebo sekitar jalan kapten Halim yang menimbulkan macet karena parkir sampai memakan luas badan jalan, bahkan sampai seperti terminal. Yuddy juga memberikan penjelasan demikian.

“Selain kendaraan yang parkir sampai memakan luas badan jalan, disitu juga angkutan umum ngetem dan pedagang yang jualan ditrotoar, itu juga sudah pernah kamu tertibkan, makanya kami bingung juga. Karena kecamatan hanya domain wilayah, sementara untuk teknisnya adalah domain dinas perhubungan. Katanya.

Kembali Yuddy menegaskan jika kecamatan Purwakarta sangat mendukung pemerintah daerah melalui dinas perhubungan yang akan menertibkan parkir sembarangan.

“Pokoknya kami mendukung, biar semua berjalan tertib, tidak menggagu pengguna jalan yang lain” pungkasnya. (MDI)