Manado Kota Pertama Kampanye Prabowo Ini Pendapat Ferry Liando

by -449 views
Massa pendukung Prabowo saat hadir di kampanye Ketang Baru Manado (foto TI)

Manado,transparansiindonesia.co.id –  Mengawali kampanye terbuka, Prabowo memilih Manado sebagai kota pertama yang dikunjungi, hal tersebut merupakan bentuk komitmennya bagi Indonesia Timur

Tuama berdarah Langowan ini berkampanye pada Minggu, (24/03/2019) di lapangan ketang baru Manado.

Euforia pendukung serta simpatisan maupun kader partai terlihat saat Prabowo memasuki lapangan kampanye, teriakan massa dengan sebutan ‘tuama’ menggema hingga Prabowo sampai dipanggung utama dan melakukan orasinya.

Ferry Liando, pengamat politik Sulawesi Utara melihat respon masyarakat terhadap kehadiran Prabowo sangat luar biasa dan ini tentu akan berpengaruh jika massa itu yang datang di tempat kampanye  merupakan sebuah kesadaran murni dan tulus dari masyarakat untuk mendengarkan kampanye atau karena tertarik dengan pilihannya.

“Kita kira itu luar biasa dan tentu akan berpengaruh pada perolehan suara Prabowo di Sulut. Dan ini jadi pukulan buat tim sukses capres 01 Jokowi di Sulut yang selama ini mengklaim paling dominan di Sulut. Peserta kampanye ribuan orang bukanlah angka yang kecil, namun demikian yang jadi soal jangan sampai masyarakat peserta kampanye itu bukan datang dengan sebuah kesadaran politik. Semoga asumsi ini keliru,” ujar Dosen FISIP Universitas Sam Ratulang kepada transparansiindonesia.co.id

Baca juga:  GSVL : Manado Fiesta 2019 Akan Memberikan Dampak Positif Bagi Kemajuan Pariwisata di Kota Manado

Menurutnya, pengalaman selama ini di tempat kampanye yang dilakukan oleh sejumlah parpol lain, kebanyakan massa yang menghadiri kampanye adalah orang-orang yang dimobilisasi. Dibujuk diajak oleh tim sukses. Kalau orang datang di tempat kampanye dengan cara dibujuk atau dipaksa dgn cara diiming-imingi sesuatu maka ribuan orang yang hadir saat kampanye belum tentu akan sama dengan pilihannya tanggal 17 April 2019 nanti.

Berkaca pada pengalaman di kampanye tahun 2014 lalu ditambahkan dosen yang bergelar doktor ini ada sopir mikrolet dan tukang ojek mengakui bekerja Sama  dengan tim sukses. Angkotnya di sewa mendatangi lokasi kampanye, namun harus ada ketentuan yakni harus berisi penumpang. Begitu juga dengan tukang Ojek, yang harus mengikutsertakan penumpang. Ada juga pengalaman, masyarakat dibujuk dengan kaos sebagai daya tarik masyarakat untuk datang. Ada juga tim sukses menawarkan hiburan karena kehadiran artis dangdut di acara kampanye. Saat pemilu 5 tahun lalu banyak cara yang bisa dilakukan oleh panitia agar pesertanya membludak.

Baca juga:  Begini Alasan Nurruzaman Mundur dari Keanggotaan Partai Gerindra

” Semoga saja 20 ribu masyarakat yang hadir merupakan massa yang benar-benar bersimpati dan berempati dengan Prabowo. Harus juga diakui bahwa Pak Prabowo memiliki hubungan emosional dengan masyarakat Minahasa sehingga bisa saja itu yang menjadi alasan banyaknya masyarakat yang hadir,” ujar Pria kelahiran Malola ini.

Femmy