Bupati CEP Ibadah Pengucapan Syukur Bersama Jemaat GMIM ‘Efrata’ Pinamorongan

Minsel40 Dilihat

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Bupati Minahasa Selatan DR.Christiany Eugenia Paruntu SE, menghadiri Ibadah Pengucapan Syukur bersama jemaat GMIM ‘Efrata’ Pinamorongan yang juga dirangkaikan dengan pentahbisan tampak depan Gedung Gereja GMIM ‘Efrata’ Pinamorongan, pada Minggu 14 Juli 2019.

Ibadah pengucapan syukur di GMIM ‘Efrata’ Pinamorongan tersebut, dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Badan Pekerja Sinode, Dan Antonius Sompe MTh.

Dengan mengambil bacaan Alkitab terdapat dalam kitab Yoel 2:18-27, sesuai dengan bacaan jemaat se-Sinode GMIM, dalam khotbahnya pendeta Dan Antonius Sompe menyampaikan perenungan mengenai pertobatan yang mendatangkan berkat bagi umat manusia.

Sementara itu Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan bangga dengan apa yang ditunjukan oleh warga jemaat GMIM ‘Efrata’ Pinamorongan, dengan menunjukan tanggung jawab iman melalui pembangunan rumah ibadah, yang ditandai dengan pentahbisan tampak depan gedung gereja.

Baca juga:  Berbagai Usulan Program Pembangunan Mencuat Dalam Musrenbangdes Pontak Satu

Tetty Paruntu pun mengatakan bahwa di perayaan pengucapan syukur Kabupaten Minahasa Selatan, agar warga masyarakat Minsel dapat merayakannya dengan kesederhanaan, dengan menghindari sifat atau prilaku pemborosan, tanpa meninggalkan atau melupakan makna dari Pengucapan Syukur yang sesungguhnya.

“Mari kita maknai pengucapan syukur ini dengan sesungguhnya, dengan mewujud-nyatakannya dengan mengucap syukur atas berkat yang dilimpahkan-Nya kepada kita warga Minahasa Selatan,” kata Bupati Tetty Paruntu.

Pengucapan Syukur tahun 2019 ini menjadi moment yang spesial bagi Kabupaten Minahasa Selatan, karena ditahun 2019 ini, Kabupaten Minahasa Selatan berhasil memcetak Hatrrick WTP dari BPK-RI, atau berhasil meraih opini WTP tiga tahun berturut-turut.

“Kebersihan dan keindahan lingkungan harus menjadi perhatian dari warga masyarakat Minsel, gunakan bahan yang ramah lingkungan, dan hindari bahan plastik sekali pakai, guna meminimalisir meningkatnya volume sampah di Minahasa Selatan, terus jaga keamanan dan ketertiban dalam masyarakat, jangan sediakan atau konsumsi minuman keras dalam perayaan pengucapan syukur,” tambah Bupati cantik tersebut.

Baca juga:  Bersama TNI-POLRI, Panji Yosua GMIM Zailo Sukses Pengamanan Perkemahan KGBI

Lanjutnya, hendaklah pengucapan syukur ini menjadi semangat revolusi mental bagi warga masyarakat untuk menolak berbagai penyakit masyarakat, seperti mabuk-mabukan, judi, togel, tarkam dan penyakit masyarakat lainnya, serta hal-hal negatif yang hanya akan merugikan masyarakat itu sendiri.

“Pengucapan syukur merupakan wujud tanggung-jawab warga masyarakat dalam segala kondisi atau situasi apapun, karena itulah yang dikehendaki Tuhan. Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan saya mengucapkan selamat merayakan pengucapan syukur bagi warga Minahasa Selatan yang sangat aku cintai,” kata Bupati peraih segudang prestasi tersebut.

(Hengly)*