Tiga perusahaan perkebunan Taja Diklat Pelatihan Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun 

by -184 views

Tiga perusahaan perkebunan Taja Diklat Pelatihan Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun

Pelalawan, Riau Transparansiindonesia.co.id           Tiga  Perusahaan Perkebunan Kelapa sawit yang ada dikabupaten  Pelalawan Provunsi Riau  bekerjasama dengan Manggala Agni telah melakukan Diklat Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun dengan Sepuluh Desa yang berdampingan  dengan Perusahaan tersebut.

Diklat Pelatihan Pengendalian Kebakaran Lahan dan kebun yang dilaksanakan selama 2 hari  (7 – 8 ) Februari yang di laksanakan di areal PT Adei Plantation & Industry mengikutsertakan 10 Desa yang berdampingan tiga Perusahaan ,diantaranya

PT. Adei Plantation & Industry , PT.Steelindo Wahana Perkasa, serta PT.Safari Riau.

Desa yang  ikut serta Diklat Pelatihan Pengendalian  Kebakaran Lahan dan kebun tersebut adalah Desa Palas, Desa Kemang, Desa Batang Nilo Kecil, Desa Sering, Desa Telayap, Desa Sungai Buluh, SP 2 Kecamatan Pelalawan, Desa Harapan Jaya dan Desa Sialang Indah serta Desa Beringin Indah

“Diklat Pelatihan Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun yang dilaksanakan oleh tiga perusahaan ini ,adalah anak dari  Perusahaan yang berdomisili di Kuala Lumpur Kepong (KLK) kata Budi Simanjuntak .SH lewat pesan WhatssAp nya  kepada media ini Selasa ,11/02/2020.

” Ini respon yang sangat positif dari pihak management Perusahaan  dalam bentuk dan upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

“Ini merupakan bentuk  dalam menyikapi kejadian karhutla di wilayah kerjanya, sehingga pihak Perusahaan  memandang  perlu untuk meningkatkan kapasitas MPA yang ada di perusahaan, ungkap Humas PT Adei Plantation & Industry, Budi Simanjuntak.SH.

“Masalah karhutlah itu merupakan tanggung jawab kita bersama bukan hanya pihak Perusahan saja tetapi pihak pemerintah dan instansi terkait juga harus ikut terlibat dalam pencegahan karhutbunla” terang  Budi.

Materi pelatihan yang disampaikan merupakan materi dasar karhutla, yang mencakup peraturan perundang – undangan di bidang pengendalian kebakaran hutan dan lahan, dasar-dasar kebakaran hutan, metode pemadaman dan P3K. Sedangkan pada pelaksanaan praktek peserta diperkenalkan formasi regu, gelar gulung selang, peralatan pemadaman dan simulasi pemadaman.

Pada akhir sesi Diklat pelatihan ini, Budi menambahkan, bahwa diadakannya simulasi pemadaman kering dan simulasi pemadaman basah sebagai gambaran kondisi kejadian dari kebakaran yang sesungguhnya, pelatihan selama dua hari ini dapat berjalan lancar dan sesuai rencana, dengan dilaksanakan Diklat Pelatihan Pengendalian Karhutbunla kepada setiap peserta diharapkan akan menjadi mitra dan siap bekerjasama dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di unit kerja masing-masing, dan setiap peserta Diklat diberikan Sertifikat dan hadiah, kata Budi mengakhiri (Tim)

Baca juga:  Jajaran Polres Kampar Terus Berupaya Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19