Demi Memutus Tali Rantai Penyebaran COVID-19, Bupati Minsel Minta Setiap Desa Perketat Pintu Masuk Dan Pendatang Wajib Kantongi Surat Sehat

Demi Memutus Tali Rantai Penyebaran COVID-19, Bupati Minsel Minta Setiap Desa Perketat Pintu Masuk Dan Pendatang Wajib Kantongi Surat Sehat

Foto : Bupati Christiany Eugenia Paruntu saat gelar rapat terbatas dengan Ketua Tim Satgas Covid-19 Minsel

Amurang, transparansiindonesia.co.id — Langkah tegas demi memutus tali rantai penyebaran Covid-19 sangat gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Selain telah menerapkan sejumlah program pencegahan, Bupati DR. Christiany Eugenia Paruntu pun langsung mengeluarkan instruksi bagi pemerintah desa untuk memperketat akses masuk keluar bagi pendatang baru dan tamu.

“Saya minta desa-desa perketat untuk pendatang-pendatang yang dari luar. Tidak terkecuali apakah saudara-saudara kita. Ataupun kerabat kita. Prinsipnya yang datang dari daerah terjangkit (terpapar) seperti Jakarta, Surabaya, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan sejumlah kota lainnya. Harus menjadi perhatian semua, ” tegas Bupati Minsel dua periode ini.

Langkah ini diambil semata-mata sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 yang saat ini menjadi perhatian seluruh dunia. Bupati pun mengingatkan kepada jajaran pemerintah desa untuk meminta dokumen surat keterangan sehat bagi setiap pendatang baru dan tamu yang datang.

“Dimohon dengan sangat untuk buat Posko Covid 19 di setiap pintu keluar masuk desa. Dan meminta surat keterangan sehat bagi para pendatang,” demikian dengan jelas disampaikan Bupati pada sebuah kesempatan.

Sementara itu, dari sebuah sumber yang diperoleh awak media ini, Ketua Satgas Covid-19 dr Erwin Schouten dalam paparannya saat rapat bersama Bupati di Rudis, Jumat (27/3) kemarin membeberkan Kabupaten Minahasa Selatan OTG ( orang yang mengunjungi daerah terdampak) di Minsel semakin bertambah namun tetap didata oleh tim. Untuk ODP selalu dipantau. Syukur pasien dalam pengawasan (PDP) untuk Kabupaten Minahasa Selatan masih nol.

Bupati CEP tak lupa memberi himbauan kepada warga meski menghadapi situasi semacam ini tidak perlu panik dan kawatir secara berlebihan. Sebab pemerintah sudah dan sedang bekerja dalam menangani pandemi Global ini.

“Sejumlah pengadaan untuk membantu penanganan COVID-19 di Minsel, sudah ada dan akan segera disalurkan,” tandas Bupati.

 

(*L2)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.