Membuat Ulah Kembali Mr.Nick Di STT Agathos

Membuat Ulah Kembali Mr.Nick Di STT Agathos
Pdt Drs Karel Tuuk M.Th

Jakarta Transparansi Indonesia.co.id-pada hari ini awak media menghubungi Pdt Karel Tuuk selaku pimpinan Agathos Jakarta (20/05/2020).
Bpk Karel menceritakan kejadian yang menimpanya pada kemaren sore di tempat yang kontrak/dipakai Agathos di jl Duta raya no17 B Duri Kepa kebun jeruk Jakarta barat.

saya terpaksa buka suara karena sejak Agathos menempati dan bergiat disini, tiga kali kejadian. Pertama sudah di Bap di Polres jakata barat. Perusakan barang, kejadian ke dua, perusakan / pengguntingan gembok pintu masuk secara paksa dan tanpa ijin dan ke tiga kejadian kemarin.

Kejadian berawal soal mobil yang diparkir di jl masuk ke lokasi rumah.
Sejak awal menempati rumah tersebut saya parkir mobil didepan rumah tersebut. Belakang pihak Nick dan Kel merenovasi rumah tempat mereka tinggal, sehingga saya tidak bisa parkir di dalam halaman Karna sering ada material dll menghalangi jalan masuk, terpaksa saya parkir mobil di jalan masuk dekat pintu gerbang. Hal ini sudah berjalan berbulan bulan tanpa problem. Posisi parkir ini tidak mengganggu lalu lintas keluar masuk orang maupun sepeda motor. Bila ada mobil membawa material mau masuk, biasanya mereka menghubungi saya dengan sopan dan saya pun pindahkan posisi parkir saya.

Namun kemarin terjadi masalah diluar dugaan dan kesopanan. Mereka memaksa saya pindahkan mobil dan mengatai saya dengan tidak pantas. Mereka minta saya jangan parkir di dalam, pada hal kami berhak apalagi saya berencara menginap di lokasi. Jadi alasan saya tidak pindahkan mobil Karna Tidak mengganggu dan tidak ada mobil lain masuk dan keamanan mobil saya.

Karena mereka berteriak teriak, orang berkumpul dan menonton seolah saya seorang kriminalis, bahkan mereka melapor ke polisi dan tentara juga keamanan lingkungan. Bagi saya ini perbuatan yang tidak menyenangkan dan penghinaan. Saya sempat di datangi para petugas tidak di tangkap.

Pdt Drs Karel Tuuk M.Th

Karena saya tidak mau ribut walaupun saya berhak dan benar, terpaksa saya pindahkan parkiran mobil di luar.
Saya merasa malu dengan kejadian ini tapi bercampur dengan rasa sangat menyesal karena kenapa seorang warga negara asing bisa seenak perut dan sangat arogan dinegeri kita. Kadang muncul pertanyaan dibenak saya jangan jangan hal seperti ini adalah pengejawantahan mental penjajah terhadap anak negri. Mestinya dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung.

Saya berharap kepada penegak hukum mencermati ungkapan hati ini dan agar mempertimbangkan dan mengambil tindakan tegas terhadap Mr Nick P. Seorang warga negara asing, pungkasnya.
HM

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.