Desa Lompad, Ditetapkan Sebagai Kampung Tangguh Covid-19

by -38 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Salah satu upaya untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19, adalah adanya Kampung Tangguh Covid-19, yang dimana kampung Tangguh dijadikan pilot project bagi desa lainnya dalam penanganan penyebaran Covid-19.

Untuk Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan, Desa Lompad ditetapkan sebagai Kampung Tangguh Covid-19, dimana dinilai dan dilihat dari berbagai segi, Desa Lompad adalah desa yang sangat getol dalam upaya pencegahan dan memerangi penyebaran Covid-19.

Salah satu Indikator ditetapkannya Desa Lompad sebagai Kampung Tangguh adalah bahwa warga yang ada di Desa Lompad, hingga saat ini belum ada yang terkonfirmasi Covid-19.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Kapolsek Ranoyapo Iptu Rani Rorong SE, bahwa setiap kecamatan diinstruksikan untuk memiliki satu Desa yang ditetapkan sebagai Kampung Tangguh Covid-19, dan untuk Kecamatan Ranoyapo adalah Desa Lompad sebagai Kampung Tangguh Covid-19.

Selain itu, Indikator lainnya yakni, roda perekonomian masyarakat Desa Lompad tak memberikan dampak besar dengan adanya pandemi Covid-19.

Baca juga:  Polsek Ranoyapo Peduli Penghijauan, Lakukan Penanaman Pohon di Sekitar Kantor Polsek Ranoyapo

“Setelah melakukan koordinasi dengan Forkopimca Ranoyapo, maka selanjutnya koordinasi dengan Pemerintah Desa Lompad, akhirnya ditetapkanlah Desa Lompad sebagai Kampung Tangguh Covid-19, yang dinilai dari beberapa unsur, yakni roda perekonomian tetap stabil, belum ada warga yang terkonfirmasi Covid-19, dan lebih dari itu, jajaran pemerintahan dan warga masyarakat sangat getol dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Kapolsek Rabi Rorong.

Dikatakannya pula, bahwa direncanakan Kapolres Minahasa Selatan berdama Forkopimda akan meresmikan Desa Lompad sebagai Kampung Tangguh Covid-19 untuk Kecamatan Ranoyapo.

Sementara itu Camat Ranoyapo Joiske Wakas SPd, terus mengingatkan kepada warga masyarakat untuk mensupport dan mendukung Desa Lompad sebagai Kampung Tangguh Covid-19, dengan terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Begitupun dengan apa yang disampaikan oleh Danramil 1302-17 Motoling, Kapt.Inf Ferdinan Pedampa, yang mengatakan bahwa Kampung Tangguh Covid-19 adalah wujud nyata dari kampung atau desa untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Baca juga:  Polsek Ranoyapo Sukses Kawal Ibadah Perayaan Malam Tahun Baru 2020

Pejabat HukumTua Desa Lompad Yan Sumangkut SE, mengatakan bahwa dengan ditunjuknya Desa Lompad sebagai Kampung Tangguh Covid-19 untuk Kecamatan Ranoyapo, maka pihaknya akan terus berbenah, dimana selain pembentukan posko PPKM, juga ada Posko penanganan Covid-19 yang terletak di pintu masuk dan keluar desa.

Dan tentunya pula pendampingan dari pihak Polsek, Koramil dan pemerintah kecamatan harus terus berjalan, dalam rangka mematangkan Desa Lompad sebagai Kampung Tangguh Covid-19.

“Tentunya pula dukungan dari elemen pemerintahan Kecamatan, Pihak Polsek dan Koramil, harus terus berjalan dalam mematangkan kesiapan Desa Lompad sebagai Kampung Tangguh Covid-19,” ujar Pejabat HukumTua Yan Sumangkut.

Ditambahkannya pula, sebagai Kampung Tangguh Covid-19, Desa Lompad akan berkomitmen meningkatkan kesadaran warga masyarakat mengenai penerapan protokol kesehatan secara ketat, mensosialisasikan kepada warga terkait penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro yang harus benar-benar dipahami dan dipatuhi oleh warga masyarakat.

(Hengly)*