Diduga Belum Miliki Amdal, AMTI Desak Kemen LH Tutup Aktivitas PT MSM

by -144 views

Sulut, transparansiindonesia.co.id — Dugaan PT MSM belum memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) meneyeruak, dimana sebuah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan.

Dan rupanya PT MSM yang berlokasi di Minahasa Utara tersebut belum memiliki Amdal, maka dari itu Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (LSM-AMTI) melalui Ketua Dewan Pimpinan Nasional LSM-AMTI Tommy Turangan SH mendesak agar pihak kementerian lingkungan hidup (Kemen LH) Republik Indonesia, untuk menutup sementara aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Baca juga:  Resmi Ketum IKA, Rita Tamuntuan Banjir Dukungan

“AMTI minta agar pihak terkait dalam hal ini, Kementerian Lingkungan Hidup untuk menelusuri akan terkait P MSM yang diduga belum memiliki Amdal, dan bila terbukti, AMTI desak agar aktivitas diperusahaan tersebut dihentikan,” ujar Tommy Turangan.

Tak hanya diduga belum memiliki Amdal, PT MSM juga diduga melakukan penyerobotan lahan di Bitung milik dari warga, tapi anehnya lagi kenapa tidak semenjak dahulu dikuasai atau diambil oleh yang PT MSM.

PT MSM, mengklaim itu adalah wilayah mereka, setelah diketahui akhir-akhir ini, dalam wilayah tersebut lahannya menyimpan kandungan emas.

Baca juga:  Angkatan 1992 Fakultas Hukum Unsrat Gelar Reuni

Seandainya berita lahan tersebut menyimpan kandungan emas tak viral dimedia sosial, pasti PT MSM tak akan seperti ini mengklaim bahwa lahan tersebut adalah milik mereka.

Bahkan pun untuk mempertahankan bahwa lahan tersebut milik warga, sang pemilik harus sampai ke Jakarta untuk mencari keadilan.

Maka dari itu AMTI meminta agar pihak terkait untuk melakukan penyelidikan terhadap PT MSM. (red)*