Kasus Nina Muhammad Akan Dilimpahkan ke Kejaksaan

by -479 views

TRANSPARANSIINDONESIA, MANADO – Berdasarkan laporan atas dugaan pencemaran nama baik yang dari Media Sosial (Medsos) kemudiam bergulir ke Polresta Manado. Kini kasus yang melibatkan Soraya Deitje Tanod dan Nina Muhammad yang sedang di tangani Unit II Polresta Manado.

Senin (21/6), Kuasa Hukum Soraya Deitje Tanod, yakni Romeo Tumbel, SH, Hanny Laihitu, SH, dan Rolandy Thalib, SH menyampaikan pihaknya berharap tim Penyidik Unit II Polresta Manado dapat segera menuntaskan kasus hukum yang tengah ditangani secara baik dan benar.

“Tentu kami mendorong dan berharap agar segera ada penahanan. Posisi Ibu Nina yang menempuh jalur Praperadilan juga sudah kalah. Sesuai prosedur bahwa segera dilakukan tahap dua, tersangka di serahkan ke Kejaksaan. Desakan kami kepada pihak Polesta Manado untuk segera menjalankan prosedur sebagaimana mestinya,” kata Rolandy yang Presidium KAHMI Manado ini.

Baca juga:  Hak Jawab Dan Hak Koreksi, Pemberitaan Kasus M.Kace

Di tempat yang sama, Romeo Tumbel menuturkan bahwa perlunya penegakan hukum berjalan tanpa intervensi dan tekanan dari pihak manapun. Tak hanya itu, Tumbel mengapresiasi tim Penyidik yang sejauh ini bergerak menindaklanjuti laporan yang dilayangkan klien mereka.

“Tentu hukum harus berjalan adil, tanpa diskriminasi. Apalagi tekanan dan intervensi, situasi inilah yang kami harapkan tidak dialami para tim Penyidik dalam menangani kasus yang kami tangani ini. Selain itu, kami berharap agar pihak penyidik tidak mengikuti tekanan tertentu. Kami berharap segera tahap dua untuk diserahkan tersangka Nina Muhammad ke Kejaksaan. Silahkan ikuti prosedur yang dijalankan. Kami juga memberi tanggapan positif atas kerja cermat dan serius tim Penyidik dalam masalah ini,” ujar Tumbel.

Baca juga:  KPU WAY KANAN TERIMA LAPORAN SUMBANGAN DANA KAMPANYE
Kompak Kuasa Hukum Ibu Soraya Tanod (Foto Ist)

Ketika diwawancarai di ruang kerjanya, Kepala Unit (Kanit) II Polresta Manado, Ipda Ferry Alfiana mengatakan telah memulai dan menjalankan pengusutan laporan tersebut sebagaimana ketentuan perundang-undangan. Pihaknya tetap tegak lurus, mengikuti prosedur dalam penyelesaian kasus ini.

“Pasti kami konsisten mengikuti aturan yang berlaku. Panggilan kedua memang Ibu Nina tidak hadir karena alasan sakit. Setelah itu kita akan limpahkan kasus ini ke Kejaksaan. Kita sudah melaksanakan ini sesuai prosedur semua. Langkah selanjutnya akan dikelurkan surat panggilan membawa,” kata Ipda Ferry kepada wartawan.

Tersangka yang adalah istri salah satu anggota Polisi ini tengah melaksanakan berbagai upaya hukum. Disisi lain, Kuasa Hukum Soraya Tanod menuturkan pula bahwa tim penyidik agar terus menjalankan tugas sesuai regulasi. (*/Ren)