Giat Satpol-PP Minsel Di Pasar 54 Amurang, Ajak Warga Patuhi Prokes

by -10 views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan melalui Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol-PP dan Damkar) pada Kamis 8 Juli 2021 melakukan giat pendisiplinan penerapan protokol kesehatan kepada warga masyarakat pengunjung pusat kota Amurang.

Giat Satpol-PP dan Damkar Minsel tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kristovel Ronga, dalam rangka sosialisasi Surat Edaran Bupati Minahasa Selatan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berskala Mikro (PPKM Mikro) dan pengoptimalan Posko Penanganan Covid-19 ditingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

Baca juga:  Kebijakan Cerdas Bupati CEP, Akhirnya Petugas Kebersihan Minsel Terima Subsidi Upah Melalui BPJS Ketenaga-kerjaan

Juga yang menjadi dasar hukum pelaksanaan giat operasi pendisiplinan penerapan Prokes tersebut adalah Permendagri nomor 54 tahun 2011 tentang SOP Satpol-PP dan SE Bupati Minahasa Selatan Nomor: 366/BMS-B9-PM/VI-2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Dalam Rangka Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Minahasa Selatan.

Dalam pelaksanaan giat tersebut, Satpol-PP Minsel mensosialisasikan kepada warga masyarakat terkait PPKM berskala mikro dengan wajib mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 5M dalam upaya pengendalian penyebaran Covid-19.

Dengan mengunjugi rumah-rumah makan, pelaku usaha, supermaket, mini market dan para masyarakat yang ada dilokasi tersebut, Satpol-PP Minsel terus mensosialisasikan penanganan penyebaran Covid-19 dan juga mengajak masyarakat untuk divaksin.

Baca juga:  Disiplinkan Masyarakat, Polsek Tompasobaru Gelar Operasi Yustisi

Diharapkan kegiatan tersebut akan lebih semakin meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, dimana dengan adanya surat edaran dari Bupati Minahasa Selatan warga masyarakat akan lebih pro aktif dalam upaya bersama melakukan pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19, serta juga diharapkan akan terwujudnya tujuan pemerintah dalam penanganan dan pengendalian penyebaran Covid-19. (Hengly)*