Masukan James Kojongian Bebaskan Indonesia dari Keterpurukan Ekonomi

by -91 views

MANADO, TRANSPARANSIINDONESIA – Realitas hantaman pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) membuat masyarakat Indonesia merosot pendapatan ekonominya. Kepedulian pun datang dari James Arthur Kojongian, ST.,MM, Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Politisi Partai Golkar itu menyodorkan usulan agar pemerintah pusat menindaklanjuti program Tax Amnesty tahap 2 (dua). Bukan tanpa alasan, menurut Kojongian, langkah tersebut dianggap sebagai alternatif jitu dalam menangani kondisi Indonesia yang tengah terpuruk secara ekonomi karena serangan pandemi COVID-19.

“Pemerintah semestinya mencari alternatif yang paling tepat. Solusi terbaik dalam menangani pandemi COVID-19. Saya mengusulkan agar Tax Amnesty diberlakukan. Tahap 2 dari program ini sangat relevan dengan kebutuhan Indonesia sekarang,” kata Kojongian.

APBN (Aggaran Pendapatan Belanja Negara) yang 80% adalah hasil pajak, tambah JAK, memberi isyarat bahwa sektor pajak perlu dikelola dengan maksimal. Salah satu cara yang tepat yakni melalui membuka kembali Tax Amnesty kedua. Kebijakan tersebut nanti sangat mendukung pemerintah dalam menangani penularan COVID-19.

Baca juga:  Ratna Sarumpaet Buka-bukaan Soal Keterlibatan Rocky Gerung

“Tax Amnesty kedua ini penting. Karena untuk membantu keuangan negara yg sedang tidak stabil. Sebagaimana yang diketahui bersama, APBN Indonesia di hasilkan dari penerimaan pajak (hampir 80%). Di masa pandemi ini kita ketahui pula dimana penerimaan pajak pasti akan anjlok dikarenakan roda perekonomian dari berbahagai macam sektor terganggu. Karena itu saya pikir perlu dipertimbangkan untuk diselenggarakan kembali Tax Amnesty kedua untuk dapat menunjang penerimaan pajak Indonesia,” ujar Kojongian.

Kontribusi positif lainnya dari pemberlakuan Tax Amnesty juga dipaparkan Kojongian. Dalam bacaannya, jika pemerintah tidak sigap atau terkesan kurang cermat menganalisa situasi, berarti kesulitan ekonomi bakal menyandera Indonesia tanpa henti.

“Saat ini negara dalam situasi darurat kesehatan. Lalu rakyat membutuhkan suplay anggaran dan bantuan. Untuk penanganan COVID-19 perlu diseriusi. Usul saya yaitu buka kembali Tax Amnesty. Karena ini akan membantu pemerintah dalam susana terbeban saat ini. Melalui Tax Amnesty, pemerintah akan memiliki stok dan cadangan anggaran untuk menangani penularan pandemi COVID-19,” kata Kojongian.

Baca juga:  Spontan, Sandra Rondonuwu Datangi dan Bantu Warga yang Sakit

Legislator vokal itu menilai bahwa dalam situasi penularan wabah COVID-19 yang makin mengganas, pemerintah tidak boleh kehilangan rasionalitas. Tidak hanya itu, usaha pemerintah untuk memutus mata rantai COVID-19 juga harus mendapat dukungan semua elemen rakyat.

“Masyarakat tengah dilanda keterpurukan ekonomi karena wabah COVID-19 yang menggila. Pemerintah tidak boleh kehilangan akal sehat. Harus tegas dan tepat mengambil langkah di tengah gelombang COVID-19 yang mengemuka ini. Itu sebabnya, kita masyarakat harus bersama-sama juga membantu pemerintah dalam menghadapi situasi pelik COVID-19,” tutur Kojongian.

Kojongian juga menghimbah rekan-rekannya di DPRD Sulut, para pejabat di lingkungan pemerintahan dan pengusaha untuk dapat mengikuti Tax Amnesty pajak kedua. Kapan lagi masyarakat Indonesia dapat membantu sesama masyarakat yang membutuhkan, sebut JAK, begitu Kojongian akrab disapa. (/Tim)