SULUT, TI – Upaya pemberantasan tindakan korupsi adalah salah satu program kerja prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Program Asta Cita, merupakan upaya Presiden Prabowo untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, pemerintahan yang profesional dengan menempatkan orang-orang yang punya kapabilitas dan jujur dalam setiap jabatan pemerintahan.
Lembaga swadaya masyarakat aliansi masyarakat transparansi indonesia (LSM-AMTI) sebagai lembaga penggiat anti korupsi tentunya sangat mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Ketua umum DPP LSM-AMTI, Tommy Turangan SH mengatakan bahwa peningkatan kualitas kesejahteraan rakyat akan lebih optimal ketika para koruptor yang mengambil uang negara dapat dihukum, sehingga anggaran yang sebenarnya diperuntukkan untuk rakyat benar-benar dirasakan oleh rakyat.
Ia pun menyoroti pemerintahan yang ada di Provinsi Sulawesi Utara yang dipimpin oleh gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan wakil gubernur Victor Mailangkay.
Dimana, untuk mewujudkan pemerintahan yang benar-benar mendukung dan mensupport program Asta Cita Presiden Prabowo, haruslah menempatkan orang-orang yang bersih dan tak terindikasi pernah terlibat dugaan kasus korupsi.
“Gubernur YSK, harus jeli dalam menempatkan orang untuk menduduki jabatan, jangan menempatkan mereka-mereka atau orang yang diduga terlibat korupsi,” ujar Tommy Turangan SH.
Lanjutnya, seperti penempatan pelaksana harian (PlH) kepala dinas Kominfo Sulut yang menurut LSM-AMTI sangat tidak telah relevan, karena diduga terlibat kasus dugaan korupsi.
“Apabila gubernur YSK menempatkan orang-orang yang diduga terlibat korupsi, maka pasti pemerintahan YSK-VM akan rusak, salah satu contoh adalah mempercayakan PlH Kadis Kominfo Sulut yang menurut saya oknum tersebut diduga terlibat kasus korupsi,” tegas Turangan.
Maka dari itu, dengan tegas aktivis vokal tersebut meminta agar Gubernur Sulut segera mencopot oknum-oknum Kadis maupun kepala SKPD dan kepala bagian yang terindikasi terlibat korupsi, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan jujur.
“Agar pak gubernur segera mencopot PlH Kadis Kominfo Sulut dari jabatannya karena terindikasi terlibat dugaan kasus korupsi,” ucap Turangan dengan tegas. (T2)*




