Limbah Pabrik Kelapa Sawit PT Padasa Enam Utama Koto Kampar Hulu Mengancam Ekosistem Sungai

KAMPAR, RIAU385 Dilihat

 

Kampar, TI. Dugaan pencemaran Sungai oleh limbah Pabrik Kelapa Sawit PT Padasa Enam Utama Koto Kampar Hulu telah memicu kekhawatiran serius di kalangan warga setempat. Perubahan warna air sungai menjadi hitam pekat dan timbulnya aroma tidak sedap menjadi indikasi awal pencemaran. Banyak ikan yang mati mengambang di permukaan sungai, menambah kekhawatiran warga.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menemukan banyak ikan mati saat memancing di dekat lokasi pabrik. “Waktu saya mancing di dekat pabrik di Sungai, ada ikan pada mati dan saya video kan,” ujarnya.

Baca juga:  Kunjungan Silaturahmi Kapolres Kampar ke Lapas Bangkinang: Sinergi untuk Keamanan dan Ketertiban Pemasyarakatan

Selain itu warga Desa Muara Takus berharap agar kasus ini segera ditindaklanjuti secara transparan. “Kami bergantung pada sungai ini untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau airnya sudah tercemar seperti ini, bagaimana nasib kami?” keluhannya.

Pencemaran ini telah menyebabkan kerusakan pada ekosistem sungai dan mengancam habitat sungai. Warga berharap agar perusahaan PT Padasa Enam Utama Koto Kampar Hulu segera bertanggung jawab atas aliran limbah pabrik kelapa sawit yang mencemari sungai.

Dinas terkait didesak untuk segera melakukan investigasi dan pengawasan terhadap PT Padasa Enam Utama sesuai dengan peraturan yang berlaku demi menjaga kelestarian lingkungan dan keberlangsungan ekosistem sungai. Jika terbukti bahwa lingkungan telah rusak dan memengaruhi hak-hak warga negara, pemerintah memiliki wewenang untuk mengambil tindakan hukum.

Baca juga:  Kapolres Kampar Hadir di Lepas Sambut Dandim 0313/KPR, TNI-Polri Jalin Sinergitas untuk Kemajuan!

Sementara itu, Humas PT Padasa Enam Utama Deny menjelaskan bahwa perusahaan memiliki sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengolah limbah pabrik. Namun, jawaban singkatnya menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang efektivitas sistem tersebut dalam mengatasi pencemaran.(TIM)

Bersambung,,,,,,

Yuk! baca berita menarik lainnya dari TRANSPARANSI INDONESIA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Banner Memanjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *