Ratusan Masa Geruduk Galian C Milik Handoko di Desa Sungai Jalau

Kampar, transparansiindonesia.co.id – Ratusan masa dari desa Sungai Jalau Kecamatan Kampar Utara kabupaten Kampar geruduk aktifitas aquaria diduga ilegal milik PT KKU yang dikendalikan Handoko.

Masa meminta agar praktik aktivitas pertambangan galian C ini ditutup oleh pihak berwajib karena telah berdampak sendifikan kepada lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini berlangsung seolah tanpa sentuhan hukum.yang memicu kemarahan warga dan kekhawatiran serius terhadap kerusakan lingkungan oleh sebab itu kami minta aktifitas ini segera dihentikan,” tutur warga jumaat (23/1/2026).

Warga bercerita kalau lingkungan rusak, hutan gundul otomatis kami yang pertama merasakan dampaknya bukanya pengusaha, warga beralasan. Sebab di areal pasca pertambangan sangat dekat kekebun mereka bahkan persawahan mereka,.ujar warga dengan nanda geram.

Baca juga:  Anggaran Dibeberapa Kementerian Minim, LSM-AMTI; Kurangnya Keberpihakan Pemerintah Pusat Untuk Rakyat

Yang paling mengusik emosi publik, hingga berita ini diterbitkan belum terlihat tindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun instansi dari ESDM terkait perizinannya apakah benar benar lengkap.

“Awalnya aquari ini di sungai katanya bikin empang namun hingga sepanjang aktivitas berlangsung hingga sampai ke titik daratan, alasan ini memicu spekulasi bahawa kegiatan ini hanya saja menguntungkan pihak pengusaha justru terkesan merugikan orang banyak,” tukas warga.

Untuk itu masyarakat mendesak, agar penutupan aktivitas tambang ini segera dihentikan oleh pihak penegak hukum dan kembali pemeriksaan izin., Audit lingkungan dan dampak ekologis. Ia menegaskan perjuangan ini bukan soal kepentingan pribadi, melainkan hak atas lingkungan yang sehat dan keadilan hukum.

Baca juga:  Dugaan “Money Laundering” Timothy Ronald Lewat Citra Bisnis Kripto dan Hiburan

“Kami tidak anti investasi, tapi jangan rusak lingkungan kami. Jangan injak hukum dan adat. Kalau ilegal, harus ditindak tegas oleh pihak berwajib,”.kata warga yang enggan dikenali.

 

(Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *