Polsek Pangkalan Kuras Lakukan Identifikasi penemuan mayat Laki-laki di Pasar Moderen Sorek Satu

Pangkalan Kuras.Pelalawan Transparansiindonesia.co.id
penemuan mayat seorang laki – laki didalam sebuah ruko di Pasar Modern Jalintim Sorek Satu Kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.
Pada hari Rabu tanggal 28 Oktober 2020 sekira pukul 08.00 Wib bertempat di ruko milik Saudara.FAJRI HAMID, 48 thn, pedagang, Almt Kp.Tengah Ke (Adik kandung Korban / Saksi) komplek Pasar Modern Jl.Lintas Timur Kel.Sorek Satu Kecamatan Pangkalan Kuras telah ditemukan mayat seorang laki – laki yang diketahui identitasnya Tersebut.
Adapun kronologis penemuan mayat tersebut berawal pada hari Rabu tanggal 28 Oktober 2020 sekira pukul 08.00 Wib, saat itu Saudara.FAJRI HAMID (Adik kandung Korban / Saksi) hendak membuka ruko tempat Sdr.FAJRI bekerja, namun tercium bau busuk yang menyengat dari dalam Ruko tersebut, setelah dicek ternyata ditemukan mayat Korban yang telah Meninggal Dunia dengan posisi berbaring terlentang diatas sebuah kasur busa warna pink menggunakan bantal kecil warna hijau tua, dan diselimuti Sprei berwarna pink dibelakang ruko yang bersebelahan degan ruko tempat Sdr.FAJRI bekerja. Melihat hal tersebut lalu Sdr.FAJRI langsung memanggil tetangga sebelah dan menghubungi pihak Polsek Pangkalan Kuras.
Diketahui bahwa Korban memang tinggal di Ruko tersebut yang merupakan milik Saudara.FAJRI HAMID (Adik Korban/Saksi), dan menurut keterangan dari keluarga dan kawan – kawan Korban bahwa Korban memang sudah terlihat selama lebih kurang dua hari.
Berdasarkan hasil Visum yang dilakukan oleh Puskesmas Pangkalan Kuras 1 diketahui bahwa tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan pada tubuh Korban.
Menurut informasi yang diperoleh dari tetangga sekitar dan kawan – kawan Korban, diketahui bahwa Korban sebelumnya memang tidak bisa terlambat makan, dan tidur disembarang tempat, sehingga dimungkinkan Korban untuk terjangkit berbagai penyakit.
Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan otopsi terhadap jenazah Korban, namun hanya dilakukan visum oleh Puskesmas Pangkalan Kuras 1, dikarenakan pihak keluarga ingin jenazah Korban segera dikebumikan.
(Romi)
