Belum Lama Dibersihkan Pemerintah, Sampah Kembali Menumpuk Dilokasi Ini

Maesaan, Minsel1112 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Tumpukan sampah dari berbagai jenis terlihat kembali memenuhi akses jalan Tumani ke Lowian, tepatnya berada di kompleks Jembatan Konarom.

Lokasi tersebut, pada beberapa waktu lalu juga sempat dibersihkan oleh pemerintah, baik pemerintah kecamatan Maesaan, maupun jajaran pemerintah desa Tumani Utara dan Desa Lowian, karena lokasi tersebut berada di sekitaran perbatasan Desa Lowian dan Desa Tumani Utara.

Tumpukan sampah yang kini menghiasi kompelks jembatan Konarom tersebut, tentunya sangat menganggu aktivitas warga masyarakat, dimana selain merusak pemandangan, juga bau busuk dari tumpukan sampah tersebut sangat mengganggu para pengguna jalan.

Baca juga:  Camat Maesaan Apresiasi Kerjasama Pemerintah Dan Masyarakat Kinamang

Sampah-sampah tersebut tentunya sengaja dibuang oleh warga yang tidak bertanggung jawab dan tidak mengerti, dan bisa jadi pula ada sifat ‘pandang enteng’ ke pemerintah, karena lokasi tersebut sebelumnya telah dibersihkan oleh pemerintah dan terlihat sudah bersih.

Namun saat ini dari pantauan awak media transparansiindonesia.co.id dilokasi, terlihat sampah-sampah kembali menumpuk dilokasi tersebut.

Pemandangan tersebut tentunya sangat tidak enak, apalagi lokasi tersebut merupakan akses atau jalur masuk ke desa Lowian.

Apalagi memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru, kebersihan dan keindahan lingkungan tentunya sangat menjadi faktor penting, karena bersih bagian dari iman.

Baca juga:  Musrenbang RKPD 2027 Di Tompasobaru Hasilkan Berbagai Usulan Program Pembangunan

Kerjasama dari semua pihak tentunya sangat diperlukan, agar lokasi tersebut tidak lagi jadi tempat pembuangan sampah, serta kesadaran dari warga masyarakat dalam membuang sampah perlu ditingkatkan, agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi membuang sampah ditepi jalan yang tentunya sangat menganggu keindahan, namun juga sangat mengganggu pengguna jalan karena bau busuk yang menyengat.

(Hengly)*