BAZNAS Kampar Dipertanyakan: Warga Minta Perubahan Pimpinan

KAMPAR, RIAU1256 Views

 

Kampar, Transparansiindonesia.co.id Lambanya proses penyaluran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar disinyalir mendapat sorotan negatif banyak pihak.

Salah seorang warga Bangkinang, kepada wartawan berpendapat menurutnya Kepala intansi BAZNAS Kabupaten Kampar yang di pimpin Purwandi harus diganti.

Bahkan dia menilai kinerja intansi BAZNAS Kabupaten Kampar selama kepimpinan Purwandi diduga kurang optimal dan kurang maksimal.

Amrul juga mengkritik intansi BAZNAS soal penyaluran bantuan untuk orang sakit. Menurutnya anggaran yang diberikan terlalu minim jauh dari kata harapan warga yang membutuhkan.

” Anggaran di intansi BAZNAS terkesan fantastis ada 20 miliar dalam pertahunya, tapi untuk orang sakit terlalu kecil,” ujar Amrul (26/4/2024).

Baca juga:  Pembangunan SDN 017 Mangkrak, Turangan Minta APH Periksa PPTK Irwan Dan Mandor Proyek

Selain itu Amrul juga meyentil soal lambanya proses pemberian Zakat produktif kepada warga yang membutuhkan dimana meliputi pemberian modal usaha kepada pedagang kecil, penyediaan alat-alat pertanian, atau dukungan terhadap kegiatan kerajinan tangan.

” Prosedur sudah terpenuhi masih saja lamban dalam penyaluran zakat produktif, ini harus di ganti ke pimpinan sosok yang baru oleh Bupati,” ucap Amrul.

Seharusnya intansi BAZNAS lebih efektif dan efisien dalam mengelola zakat, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, bukannya menunda-nunda, kata Amrul.

” Proposal masyarakat sudah lama di Sodorkan di intansi BAZNAS justru hingga kini tak kunjung tiba pencairan mereka butuh,”cetus Amrul.

Baca juga:  LSM-AMTI Desak APH Selidiki Proyek Semenisasi Berbanderol Rp. 400 Juta Di Kelurahan Pulau

Kemudian Kepala intansi BAZNAS Kampar saat di cecer Wartawan konfirmasinya ia menjelaskan pada intansi BAZNAS ada lima sosok yang telah di SK kan. Selanjutnya dia bekerja sudah ada perintah dari atasan pasca Pengelolaan BAZNAS Kampar.

” Bang maaf….saya bekerja ada Perintah., kalo yg memerintah suruh berhanti ya Berhenti. Kami berlima 5 ada SK,” tandas Purwandi.(TIM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *