CEP Dan Hashim Djojohadikusumo Dukung Penuh Perayaan Paskah Nasional 2026 Di Manado

Nasional, SULUT8 Views

SULUT, TI – Sulawesi Utara kembali dipercayakan menjadi tuan rumah kegiatan perayaan paskah nasional tahun 2026.

Kota Manado tepatnya akan menjadi pusat kegiatan perayaan Paskah Nasional yang rencananya akan digelar pada 8 April 2026 mendatang.

Ketua panitia perayaan Paskah Nasional 2026 Recky Langie telah melaksanakan kunjungan ke beberapa tokoh termasuk utusan khusus presiden, Hashim Djojohadikusumo demi kelancaran dan suksesnya acara tersebut.

Perayaan paskah nasional 2026, tentunya didukung oleh pemerintah provinsi Sulawesi Utara yang diharapkan akan dapat memperkuat toleransi dan ekonomi daerah.

Selain mendapatkan dukungan dari Pemprov Sulut, paskah nasional tahun 2026 di Manado, juga mendapatkan dukungan penuh dari anggota DPR-RI Dapil Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan utusan khusus Presiden Prabowo, yakni Hashim Djojohadikusumo.

Baca juga:  Peringati HUT Ke-61, Partai Golkar Berbagai Dengan Warga, CEP; Wujud Kehadiran Golkar Ditengah Rakyat

CEP mengatakan mendukung penuh kegiatan paskah nasional di Manado, yang nantinya akan melibatkan delapan aras Gereja nasional yang memfokuskan pada persatuan.

“Tentunya kita dukung penuh kegiatan paskah nasional di Manado, dalam rangka memperkuat toleransi dan semangat kekeluargaan serta memperkuat ekonomi daerah,” ujar Christiany Eugenia Paruntu.

Selanjutnya, CEP mengharapkan melalui perayaan paskah nasional di Manado tersebut akan menjadi momen penting kebangkitan spiritual dan persatuan bagi seluruh umat Kristiani di Indonesia.

Dan berikut ada beberapa poin penting terkait Paskah Nasional 2026

Lokasi dan Waktu: Manado, Sulawesi Utara dipilih sebagai tuan rumah, dengan perayaan utama dijadwalkan pada 8 April 2026.

Baca juga:  Tetty Paruntu Hadiri Pembukaan Bimtek Anggota Fraksi Golkar Gelombang Ke-2

Dukungan Pemerintah: Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan dukungan total untuk kelancaran acara.

Tujuan: Paskah ini bertujuan sebagai perayaan iman, perwujudan toleransi, serta pendorong pariwisata dan UMKM daerah.

Kepanitiaan: Persiapan melibatkan Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) dan delapan aras gereja.

Alternatif Informasi: Laporan lain menyebutkan persiapan kegiatan keagamaan yang sama juga dipersiapkan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
(Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *