Kementerian ESDM Bantu 310 Nelayan di Labuhanbatu

by -211 views

Labuhanbatu (Sumut), transparansiindonesia.co.id – Sudah dua tahun ini Pemkab Labuhanbatu mendapat bantuan dari Kementerian ESDM, tahun 2017 ada 168 paket konventer kit, dan tahun 2018 sebanyak 310 paket dan bantuan sudah disalurkan untuk nelayan bagi yang belum mendapat bantuan akan diberikan tahun depan.

Hal itu dikatakan, Ignasius Jonan melalui Sekretaris Jendral Dr. Ir Ego Syahrial MSc dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) saat membagikan 310 paket Konverter Kit diKantor Kepala Desa Tanjung Haloban Kacamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Jum’at (21/9/2018).

“Bantuan yang diberikan terdiri dari 310 mesin, 310 longtik, dan 620 tabung gas kepada 310 nelayan kecil” ujarnya.

Baca juga:  Mencoba Melawan, Petugas Beri Timah Panas Pelaku Curanmor

Keberhasilan kegiatan diacara ini tidak terlepas dari bantuan dan pengawasan Pemerintah Daerah Kabupaten Labuhanbatu, paparnya.

Perlu diketahui, pembagian konverter untuk nelayan kecil merupakan upaya Pemerintah untuk mewujudkan program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG), untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memberikan energi yang murah dan ramah lingkungan, serta tidak mengakibatkan kerusakan biota laut dan terumbu karang, jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Komisi VII DPR RI H. Gus Irawan Pasaribu AK. MM. CA yang hadir diacara itu berharap agar Kementrian ESDM dapat meningkatkan jumlah bantuan paket konverter kit ditahun yang akan datang, sehingga seluruh nelayan di Kabupaten Labuhanbatu dapat beralih ke bahan bakar gas sehingga produktifitas para nelayan meningkat.

Baca juga:  Truck Water Canon Polisi, Ikut Padamkan Kebakaran Ruko di Rantauprapat

Sedangkan Plt Bupati Labuhanbatu. Andi Suhaimi Dalimunthe ST, MT menyebutkan, program bantuan seperti ini salah satu upaya pemerintah mensejahterahkan nelayan.

“Semoga tahun depan bantuan yang kita peroleh semakin bertambah, kita sudah punya tempat untuk menampung bahan bakar, tinggal menunggu langkah selanjutnya dari pemerintah pusat,” ujar Andi Suhaimi.

(AM)*