Ruangan Fraksi PSI Jakarta Ramai Dikunjungi Warga

DKI Jakarta62 Dilihat

Jakarta, transparansiindonesia.co.id –– Kantor Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta, ramai dikunjung warga masyarakat, apa pasal..???, ternyata Fraksi PSI DKI Jakarta resmi membuka posko pengaduan bagi warga masyarakat.

Seperti diberitakan oleh media ini sebelumnya bahwa akan ada tiga partai di DPRD DKI Jakarta yang akan membuka posko pengaduan yakni PDIP, PSI dan Nasdem, dan kini PSI telah merealisasikannya.

Sejumlah warga masyarakat, tampak sedang mengantre di Lantai IV Gedung DPRD DKI Jakarta tempat ruangan Fraksi PSI untuk menunggu dipanggil dalam rangka meyampaikan keluhan dan aspirasi kepada anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI yang sedang piket.

Walaupun belum sepenuhnya dirapikan, ruangan fraksi PSI DKI Jakarta, namun antusias warga masyarakat sangat tinggi sehingga warga masyarakat terlihat antre di ruangan Fraksi PSI tersebut.

Baca juga:  Peran Aktif Polsek Cakung Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19, Balik Jakarta Warga Wajib Bawa Hasil Rapid Test

Diruangan tersebut tampak staf dan pegawai Kantor DPRD DKI Jakarta mondar-mandir merapikan dan memindahkan dokumen-dokumen yang ada diruangan tersebut, bahkan pun tulisan fraksi yang ada didepan kantor belum terpasang.

Dan nama-nama anggota Fraksi PSI masih ditulis pada kertas dengan spidol dan ditempel didepan kaca.
Walaupun demikian ruangan Fraksi PSI paling ramai dikunjungi warga dikarenakan adanya posko pengaduan tersebut.

Dua anggota Fraksi PSI yang saat itu sedang piket yakni Anthony Winza Prabowo san Anggara Wicitra Sastroamidjojo terlihat menerima warga maayarakat yang sedang menyampaikan aduan, keluhan dan aspirasi mereka.

Posko pengaduan dari Fraksi PSI tersebut sejak dibuka pada Selasa lalu (27/8/2019), telah menerima puluhan aduan dari warga masyarakat, dimana aduan-aduan tersebut sangat bervariatif dan datang dari latar belakang warga masyarakat yang berbeda.

Baca juga:  Ketua RT 08 RW 010 Cakbar; "Sebelum Masuk Rumah, Warga Harus Cuci Tangan"

Anthony mengatakan bahwa aduan yang disampaikan masyarakat sangat variatif, dimana ada barusan yang menyampaikan aduannya terkait Rumah Sakit Hewan di jakarta, yang diduga ada pelanggaran-pelanggaran hukumnya.

Para anggota Fraksi PSI usai menerima aduan-aduan tersebut, biasanya langsung mempelajari dan mengkajinya terlebih dahulu, selanjutnya ditindak-lanjuti dengan adanya pemanggilan terhadap SKPD-SKPD terkait, yang berhubungan dengan masalah yang ada di lapangan.

Adapun posko pengaduan dari Fraksi PSI ini dibuka mulai jam 08:00 hingga jam 10:00 WIB, namun bila ada warga masyarakat yang mengadu diluar jam tersebut, dan berpapasan dengan Anggota DPRD fraksi PSI berada dikantor, maka aduan masih bisa diterima.

Selain aduan yang disampaikan secara langsung, Fraksi PSI juga banyak menerima aduan yang dikirimkan secara online ke medsos milik PSI.

(T2)*