Bank Sampah Inovasi Brillian dari Sosok Tetty Paruntu

Minsel74 Dilihat

Minsel, transparansiindonesia.co.id — Program Bank Sampah dari seorang Bupati Minahasa Selatan DR.Christiany Eugenia Paruntu SE, saat ini masih tetap eksis, program yang dimaksudkan guna mengurangi volume sampah plastik ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang ada di TPA Mobongo Amurang Barat.

Program Bank Sampah, dinilai sangat efektif dalam upaya mengurangi volume sampah plastik ke TPA dan juga sangat bermanfaat bagi warga masyarakat, dimana masyarakat menabung sampah plastik di Bank Sampah dan nantinya akan mendapatkan keuntungan, seperti yang dirasakan oleh beberapa nasabah bank sampah, dari Bank Sampah ‘Talita Kum’ Pondang dan Nasabah Bank Sampah ‘Citra Sejahtera Lestari’ Rumoong Bawah.

Seperti yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup melalui ke-dua Bank Sampah tersebut melakukan transaksi dengan para nasabah, dimana para nasabah mendapatkan keuntungan yang berkisar Rp.200ribu hingga Rp.500rb per nasabah, setelah menabung sampah plastik di Bank Sampah.

Baca juga:  Terjadi Kerumunan, Warga Serbu Puskesmas Modoinding

Dalam transaksi tersebut berhasil terkumpul sekitar 2 ton sampah plastik yang dimana nantinya akan dijual ke pihak yang telah bekerja sama dengan bank sampah yang ada di Minsel.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Selatan Roi Sumangkut ST.MT kepada awak media transparansiindonesia.co.id mengatakan bahwa, program Bank Sampah merupakan ide brillian dari Bupati Tetty Paruntu, yang didalamnya juga sangat bermanfaat bagi warga masyarakat, dengan mendapatkan lahan pekerjaan melalui mengumpulkan sampah plastik dan ditabung di Bank Sampah.

Keberadaan Bank Sampah juga dinilai efektif mengurangi sampah plastik ke TPA, karena sampah plastik langsung di kumpulkan oleh warga sebagai nasabah Bank Sampah dan selanjutnya para nasabah mendapatkan keuntungan guna menambah ekonomi keluarga.

Baca juga:  3T Polres Minsel, Optimalkan Ops Aman Nusa-II

“Ini adalah ide brillian dari Bupati Tetty Paruntu, guna mengurangi volume sampah plastik ke TPA Mobongo, dimana sampah plastik dikumpulkan oleh warga dan ditabung ke bank sampah, dan para nasabah akan mendapat rebound keuntungan seperti yang dirasakan oleh beberapa nasabah bank sampah Talita Kum dan Citra Sejahtera Lestari,” kata Roi Sumangkut.

Selain itu, keberadaan Bank Sampah juga menjadi salah satu faktor penting bagi Kabupaten Minahasa Selatan dalam upaya mewujudkan meraih Adipura, suatu penghargaan dari pemerintah kepada daerah dibidang lingkungan hidup.

(Hengly)*