RIAU, TI – Pejabat Gubernur Riau, sedang dalam sorotan tajam oleh karena perilaku atau gaya hidup yang terkesan mewah dengan menggunakan anggaran negara.
Oleh karena S.F Haryanto yang belum genap sebulan menjabat Gubernur Riau, dinilai dan terkesan menghamburkan uang untuk membeli sejumlah perlengkapan yang dalam jumlah fantastis.
Sorotan terhadap Gubernur SF. Haryanto tersebut, dilontarkan oleh lembaga penggiat anti korupsi, yakni Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (LSM-AMTI).
Dimana melalui Ketua Umum DPP LSM-AMTI, Tommy Turangan SH menyoroti akan gaya hidup penjabat Gubernur SF Haryanto dan keluarga yang terkesan mewah dan menghamburkan uang dengan membeli perlengkapan yang seharusnya belum terlalu mendesak dianggarkan dalam APBD.
Menurut Tommy Turangan, anggaran APBD yang digelontorkan untuk pembelian alat rumah tangga Penjabat Bupati Haryanto salah satunya adalah pembelian tempat tidur atau dipan yang total anggarannya mencapai Rp. 148.400.000.
“Pembelian tempat tidur atau dipan itu saja harganya menghabiskan anggaran Rp.148.400.000, hanya untuk tempat tidur PJ Gubri SF Haryanto,” kata Turangan.
Paket pengadaan tempat tidur tersebut, dipesan oleh Biro Umum Setdaprov Riau kepada CV. Sultan Hamdan Halmahera, selaku rekanan yang mendapatkan paket tersebut, pada tanggal 20 Maret 2024.
Tak hanya pengadaan tempat tidur atau dipan, anggaran APBD yang digelontorkan untuk penjabat Bupati SF Haryanto dan keluarga yakni pembelian kursi sofa set elegan senilai Rp. 64.500.000 dan dua unit sofa set meja senilai Rp. 127.000.000.
Dan Turangan pun menyebutkan bahwa yang paling menarik adalah pengadaan bola lampu sebanyak 2.730 unit dengan total pembelian sebesar Rp. 273.099.600.
Hal tersebut menurut Turangan belum terlalu urgent, dan menurutnya akan lebih baik apabila anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat.
Maka dari itu, ia meminta agar penjabat gubernur Riau tersebut perlu dievaluasi oleh Kemendagri.
“Bahkan, dengan tindakan dan gaya hidup yang terkesan mewah ditunjukkan oleh penjabat gubernur Riau dan keluarga, dengan memanfaatkan uang APBD untuk hal-hal yang belum terlalu urgent, maka LSM-AMTI meminta agar pak presiden Jokowi dapat mencopot jabatan Pejabat Gubernur Riau,” tegas Tommy Turangan.
Ternyata, dijelaskan Turangan bahwa sewaktu FS Haryanto menjabat Sekdaprov Riau, ia dan istrinya serta anaknya juga sering disorot oleh publik karena gaya hidup yang terkesan mewah dan menghamburkan uang negara. (T2)*










