Jakarta, transparansiindonesia.co.id – Ketua Umum Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI), Tommy Turangan,SH mendesak aparat penegak hukum membongkar dugaan aktor intelektual di balik kematian anggota polisi berinisial LC dan seorang warga Sinaboi bernama Rinto. Keduanya tewas akibat penusukan yang dilakukan penjaga karaoke See You di Bagansiapiapi pada 29 Maret 2025 lalu.
Peristiwa tragis yang menewaskan seorang polisi di tempat hiburan malam itu sempat viral di media sosial, baik di tingkat daerah maupun nasional. Kasus ini kemudian diambil alih oleh Polda Riau dan kini telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Rohil. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Rohil bahkan sudah menuntut pidana mati terhadap terdakwa Marselinus alias Marsel pada sidang yang digelar Selasa (23/9/2025).
” Saya menegaskan kepada aparat penegak hukum untuk segera membongkar aktor di balik peristiwa keji tersebut,” kata Turangan dalam keterangannya, Kamis (2/10/2025).
Menurutnya, langkah itu penting demi menegakkan keadilan dan supremasi hukum agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Ia juga menyinggung adanya indikasi keterlibatan seorang berinisial Al alias Along, yang disebut sebagai bos besar di tempat karaoke See You.
“Ini harus diusut sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.
Turangan memastikan AMTI akan terus memantau perkembangan kasus tersebut hingga keadilan benar-benar ditegakkan di Negeri Seribu Kubah.
Editor: Redaksi
