Wow… Limbah Hasil Penyulingan Nilam Diduga Sengaja Dibuang Di Trotoar Jalan

Minsel18274 Dilihat

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Pemandangan tak mengenakan terlihat ketika warga melintasi jalan trans di desa Torout, Kecamatan Tompasobaru, Kabupaten Minahasa Selatan.

Dimana terlihat di salah satu lokasi trotoar jalan menjadi tempat pembuangan limbah gabah Nilam.

Diduga limbah gabah Nilam, sengaja dibuang oleh salah satu warga inisial SK alias Sammy yang memiliki usaha penyulingan Nilam di desa Torout.

Limbah tersebut, tentunya sangat menganggu keindahan dan upaya pemerintah mewujudkan desa Torout yang merupakan bersih.

Selain merusak keindahan lingkungan desa, keberadaan limbah gabah Nilam yang sengaja dibuang di trotoar jalan tersebut sangat berpotensi terjadinya lakalantas.

Pihak pemerintah desa Torout ketika dihubungi oleh awak media ini mengatakan bahwa pihak pemerintah desa telah menegur dan memberikan himbauan kepada pemilik usaha penyulingan Nilam yakni SK.

Baca juga:  Tindak Lanjut Seruan DPP, MEP; Kita Ini Wakil Rakyat, Harus Peka Dengan Keluhan Rakyat

Namun, bukannya digubris tapi malah limbah gabah Nilam tersebut terus dibuang di tepi jalan atau di trotoar jalan trans di desa Torout.

Para pengguna jalan tentunya sangat terganggu dengan adanya limbah gabah Nilam tersebut, apalagi disaat musim penghujan saat ini yang menimbulkan bau tak enak disekitar lokasi limbah gabah Nilam tersebut yang dibuang di trotoar.

Begitupun, limbah gabah Nilam tersebut juga terkadang sengaja dibakar, namun asap yang ditimbulkan oleh pembakaran limbah tersebut sangat memunculkan polusi udara, dan juga menganggu aktivitas lalu lintas di jalan trans desa Torout.

Himbauan dan teguran dari pemerintah desa seakan tak digubris oleh oknum SK alias Sammy, selaku pemilik usaha penyulingan Nilam.

Maka dari itu, selanjutnya harus ada tindakan dari instansi dan pihak terkait untuk melakukan penertiban terhadap oknum SK termasuk usaha penyulingan miliknya.

Baca juga:  Tompasobaru Satu Gelar Musrenbangdes, Hasilkan Berbagai Usulan Pembangunan Infrastruktur

Salah satu pengguna jalan yang beberapa kali melintasi jalur tersebut mengatakan bahwa dirinya juga hampir mengalami lakalantas dikarenakan asap yang mengepul hingga ke jalan trans.

“Harus ada tindakan dari instansi dan pihak terkait, karena terlihat oknum SK seakan ‘Pandang Enteng‘ dengan terus membuang limbah gabah Nilam di trotoar, pemerintah desa juga ternyata telah beberapa kali menegur beliau namun tak digubris, begitupun dari pihak kepolisian telah mendatangi tempat tersebut dan memberikan teguran untuk tidak membuang limbah di trotoar,” ujar salah satu warga pengguna jalan. (Hen)*

Yuk! baca berita menarik lainnya dari TRANSPARANSI INDONESIA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *