LSM-AMTI Dukung Langkah Gubernur Pramono Anung Bongkar Tiang-tiang Monorail

DKI Jakarta14340 Dilihat

JAKARTA, TI – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mengalokasikan anggaran Rp. 100 Miliar untuk pembongkaran tiang-tiang Monorail tua di beberapa tempat di Kota Jakarta.

Keberadaan tiang-tiang Monorail tua tersebut, yang telah mangkrak cukup lama dianggap sangat membahayakan warga.

Walaupun gelombang protes ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta yang mengalokasikan anggaran untuk pembongkaran dan pembersihan tiang-tiang Monorail, namun ada juga yang mendukung langkah Gubernur Pramono Anung.

Adalah lembaga swadaya masyarakat aliansi masyarakat transparansi indonesia (LSM-AMTI) yang menyatakan mendukung langkah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk membersihkan tiang-tiang Monorail tua.

Ketua umum DPP LSM-AMTI, Tommy Turangan SH mengatakan bahwa pembongkaran dan pembersihan tiang-tiang Monorail tua di beberapa tempat di Jakarta adalah langkah tepat yang diambil oleh Gubernur Pramono Anung.

Baca juga:  Tips Memilih Bengkel Las Profesional di Jakarta untuk Hunian dan Bisnis

Karena menurutnya, tiang-tiang Monorail yang sudah tua tersebut, sangat membahayakan warga.

“Kurang lebih 50 tiang monorail yang ada di kawasan Niaga Raya, Cawang, sudah sangat tua, dan itu sangat membahayakan warga maka harus perlu dibongkar dan dibersihkan,” ujar Turangan.

“Tiang monorail tersebut sudah berkarat dan berpotensi roboh, membahayakan warga. Dan langkah pak Gubernur memprioritaskan keselamatan publik adalah hal yang harus kita dukung,” tambah Turangan.

Selain itu, keindahan dan estetika kota juga menjadi alasan pembongkaran dan pembersihan tiang-tiang Monorail tua tersebut.

Baca juga:  Produksi Tiang Listrik Oleh PT. Hume Sakti Indonesia Sebabkan Polusi Udara Di RW 010 Cakung Barat

“Demi keamanan publik dan estetika kota, tentunya ini yang menjadi alasan pak Gubernur mengalokasikan anggaran untuk membongkar dan membersihkan tiang-tiang Monorail tua tersebut, dan sekali lagi langkah pak Gubernur tersebut sangat kita dukung,” tegas Turangan.

Seperti diketahui, keputusan pembongkaran tiang-tiang Monorail tua tersebut diumumkan dalam rapat evaluasi APBD 2026 pada Kamis lalu.

Dan untuk proyek pembongkaran tiang-tiang Monorail tua tersebut, dikontrakkan ke PT. Wijaya Karya dengan biaya Rp.100 miliar, termasuk pemotongan dan pengangkutan puing. (T2)*

Yuk! baca berita menarik lainnya dari TRANSPARANSI INDONESIA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *