Albertus Roni Santoso Pimpin Kejari Minsel dengan Integritas, AMTI Apresiasi Kinerja Penegakan Hukum

“Kejari Minsel di Era Albertus Roni Santoso: Konsisten Jaga Integritas dan Lawan Praktik Penyimpangan”.

Ketua LSM AMTI, Tommy Turangan bersama Kejari Minsel, Albertus Roni Santoso, (foto istimewa)
Ketua LSM AMTI, Tommy Turangan bersama Kejari Minsel, Albertus Roni Santoso, (foto istimewa)

 

TRANSPARANSI INDONESIA.CO.ID, HUKRIM, MINAHASA SELATAN,- Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga supremasi hukum, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat peran institusi penegak hukum di tengah dinamika sosial masyarakat.

 

Peran strategis tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan, Albertus Roni Santoso, S.H., M.H., yang dikenal sebagai figur profesional, tegas, dan menjunjung tinggi nilai integritas.

 

Sejak dipercaya memimpin Kejari Minsel, Albertus Roni Santoso membawa semangat pembaruan dalam tata kelola kelembagaan, penanganan perkara, serta penguatan pengawasan internal.

 

Kepemimpinannya dinilai mampu menjawab tuntutan publik terhadap transparansi, akuntabilitas, dan penegakan hukum yang berkeadilan.

 

Dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan lembaga penegak hukum di tingkat daerah, Albertus Roni Santoso menempatkan prinsip kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan sebagai landasan utama setiap kebijakan dan langkah institusional.

 

Seluruh proses penanganan perkara, baik pidana umum, pidana khusus, maupun perdata dan tata usaha negara, diarahkan agar berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

 

Di bawah kepemimpinannya, Kejari Minsel terus berupaya meningkatkan kualitas penyelidikan, penyidikan, hingga penuntutan secara profesional. Pendekatan berbasis aturan dan bukti hukum diterapkan secara konsisten, tanpa dipengaruhi kepentingan kelompok maupun tekanan eksternal.

 

Langkah tersebut bertujuan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan sebagai garda terdepan dalam menjaga keadilan.

 

Selain fokus pada penanganan perkara, Albertus Roni Santoso juga menaruh perhatian besar terhadap pembinaan sumber daya manusia. Penguatan disiplin, etika profesi, serta budaya kerja yang bersih dan melayani menjadi agenda utama.

Baca juga:  Tompasobaru Satu Gelar Musrenbangdes, Hasilkan Berbagai Usulan Pembangunan Infrastruktur

 

Melalui pembinaan internal yang berkelanjutan, seluruh jajaran Kejari Minsel diarahkan untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran, loyalitas terhadap institusi, serta tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas. Setiap personel didorong bekerja secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan.

 

Pendekatan tersebut dinilai mampu menciptakan lingkungan kerja yang profesional sekaligus meningkatkan kinerja kelembagaan secara menyeluruh.

 

Dalam konteks pelayanan publik, Kejari Minsel di bawah kepemimpinan Albertus Roni Santoso terus berupaya mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat. Berbagai program penyuluhan hukum, konsultasi gratis, serta pendampingan hukum bagi masyarakat kurang mampu dilaksanakan secara berkelanjutan.

 

Melalui program tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban hukum, mekanisme penyelesaian perkara, serta pentingnya kesadaran hukum dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Langkah tersebut sejalan dengan visi kejaksaan sebagai lembaga yang tidak hanya represif, tetapi juga edukatif dan preventif.

 

Albertus Roni Santoso juga dikenal aktif membangun sinergi lintas sektor, baik dengan pemerintah daerah, aparat kepolisian, pengadilan, maupun lembaga pengawasan lainnya. Kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat sistem penegakan hukum terpadu di wilayah Minahasa Selatan.

 

Melalui koordinasi yang intensif, berbagai persoalan hukum dapat ditangani secara lebih efektif, cepat, dan tepat sasaran. Sinergitas tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Ketua Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (LSM- AMTI), Tommy Turangan, memberikan apresiasi terhadap kinerja dan kepemimpinan Albertus Roni Santoso selama memimpin Kejari Minsel.

 

Menurutnya, sosok Kejari Minsel saat ini mencerminkan figur pemimpin penegak hukum yang berintegritas dan terbuka terhadap kontrol publik.

 

“Kejari Minsel di bawah kepemimpinan Albertus Roni Santoso menunjukkan komitmen kuat terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas. Penanganan perkara berjalan profesional, terbuka, dan mengedepankan kepentingan hukum serta keadilan masyarakat,” ujar Tommy Turangan, saat bersua bersama awak media, Rabu (11/2/26) Siang tadi.

Baca juga:  HUT Minsel Ke-23, NVM; Momentum Membangun Minahasa Selatan Dengan Semangat Gotong Royong

 

Ia menilai, pendekatan humanis namun tegas yang diterapkan Kejari Minsel mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif sekaligus membangun kepercayaan publik.

 

“Kami melihat adanya keberanian dalam menindak berbagai persoalan hukum tanpa pandang bulu. Pada saat yang sama, beliau tetap membuka ruang dialog dengan masyarakat dan lembaga sosial,” tambahnya.

 

Tommy juga berharap, pola kepemimpinan tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan demi menciptakan sistem penegakan hukum yang bersih dan berwibawa.

 

Di tengah kompleksitas persoalan hukum, tuntutan transparansi, serta dinamika sosial yang terus berkembang, Kejari Minsel di bawah komando Albertus Roni Santoso dituntut untuk terus beradaptasi dan berinovasi.

 

Penguatan sistem digitalisasi layanan, peningkatan kapasitas aparatur, serta optimalisasi pengawasan internal menjadi beberapa agenda strategis yang terus dikembangkan.

 

Komitmen tersebut bertujuan memastikan Kejari Minsel mampu menjawab ekspektasi masyarakat terhadap lembaga penegak hukum yang modern, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

 

Kepemimpinan Albertus Roni Santoso, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan dinilai telah memberikan warna positif dalam penguatan institusi kejaksaan di daerah. Melalui pendekatan yang berlandaskan integritas, profesionalisme, dan keterbukaan, Kejari Minsel terus bergerak menuju lembaga penegak hukum yang dipercaya masyarakat.

 

Apresiasi dari LSM AMTI menjadi salah satu indikator keberhasilan kepemimpinan tersebut, sekaligus menjadi dorongan untuk terus menjaga marwah hukum dan keadilan di Bumi Minahasa Selatan.

 

(kontributor sulut, Wahyudi barik)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *