“Kapolres Bitung AKBP Albert Zai,katakan: Bulan Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan,Polri selalu hadir untuk melayani dan melindungi”.

TRANSPARANSI INDONESIA.CO.ID, HUMAS POLRES BITUNG,- Suasana Sore di Ruas Jalan samping Markas Komando Polres Bitung, Kelurahan Girian Weru Dua, Kecamatan Girian, Selasa (24/2/2026), tampak berbeda dari biasanya.
Sejak pukul 16.25 Wita, personel Kepolisian hadir dengan senyum ramah, menyapa para pengguna jalan sembari membagikan Paket Takjil kepada Masyarakat yang tengah bersiap menyambut waktu berbuka puasa.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian program kepedulian Polres Bitung dalam menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Aksi berbagi tersebut tidak hanya menghadirkan suasana religius, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Kegiatan pembagian takjil dipimpin langsung oleh Kapolres Bitung Albert Zai, didampingi Ketua Cabang Bhayangkari Bitung Ny. Detta Albert Zai. Turut mendampingi Wakapolres Bitung J.H. Daniel Korompis, S.E., jajaran pejabat utama, personel Polres Bitung, serta pengurus Bhayangkari Cabang Bitung.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak kurang lebih 300 paket takjil dibagikan kepada para pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di kawasan tersebut.
Pembagian dilakukan secara tertib, humanis, dan penuh keakraban, mencerminkan semangat pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., kepada awak media menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bagian dari komitmen Polres Bitung untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya pada momentum bulan suci Ramadhan.
“Bulan Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan. Melalui kegiatan pembagian takjil, kami ingin semakin mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa Polri selalu hadir untuk melayani dan melindungi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa selama Ramadhan tahun ini, Polres Bitung juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan lainnya.
Program tersebut meliputi Gerakan Indonesia Asri berupa kerja bakti membersihkan tempat ibadah, penyaluran bantuan sosial, buka puasa bersama anak yatim, serta pelaksanaan Safari Ramadhan di sejumlah wilayah.
“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian institusi kepolisian terhadap kehidupan sosial dan spiritual masyarakat,” tambahnya.
Terkait upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Kapolres menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hasil koordinasi tersebut diwujudkan melalui patroli terpadu di sejumlah titik rawan.
Patroli difokuskan pada pencegahan potensi gangguan keamanan, seperti tawuran antar kelompok, aksi balap liar, serta aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, terutama pada waktu menjelang sahur dan berbuka puasa.
“Kami berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan,” tegas Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Bitung, agar memanfaatkan momentum Ramadhan dengan kegiatan yang positif, produktif, dan bernilai ibadah.
“Kami mengajak anak-anak muda untuk mengisi bulan suci ini dengan memperbanyak kegiatan keagamaan, menjauhi perilaku negatif, serta turut menjaga keamanan lingkungan. Mari bersama-sama menciptakan suasana yang damai hingga Hari Raya Idul Fitri nanti,” pesannya.
Kegiatan pembagian takjil tersebut berakhir sekitar pukul 17.10 Wita dan berlangsung dalam situasi aman, tertib, serta penuh kehangatan. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya membawa paket berbuka puasa, tetapi juga menyampaikan pesan persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian sosial.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Bitung kembali menegaskan perannya sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga aktif membangun hubungan harmonis dengan masyarakat, khususnya pada momentum sakral Bulan Suci Ramadhan.
(kontributor sulut, Wahyudi barik)
