“Warteg Gratis 2026 Jadi Ruang Berbagi dan Penguatan Usaha Mikro Nasional”.

TRANSPARANSI INDONESIA.CO.ID, EKONOMI,- Memasuki Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Alfamart kembali menggelar Program SosialTahunan Warteg Gratis Ramadan 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu sekaligus penguatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai Daerah.
Program yang telah dijalankan secara konsisten sejak tahun 2021 tersebut tercatat telah menjangkau lebih dari 150.000 penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Pada Ramadan 2026, cakupan program kembali diperluas dengan target penyaluran sebanyak 60.000 paket makanan berbuka puasa di 34 kota.
Sebanyak 102 pelaku UMKM warteg dilibatkan sebagai mitra penyedia makanan. Pelibatan tersebut tidak hanya memperkuat aspek sosial program, tetapi juga menjadi upaya konkret dalam mendorong perputaran ekonomi rakyat di tingkat lokal.
General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya, menegaskan bahwa program Warteg Gratis merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat secara berkelanjutan.
“Di bulan Ramadan yang penuh berkah, Alfamart kembali berbagi melalui 60.000 paket makanan berbuka di 34 kota. Angka tersebut bukan sekadar target distribusi, melainkan wujud kepedulian agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan kebersamaan dan perhatian sosial,” ujar Rani.
Ia menambahkan, keterlibatan UMKM warteg menjadi elemen penting dalam ekosistem program tersebut.
“Tahun ini, kami menggandeng 102 mitra warteg. Setiap mitra akan membagikan paket makanan secara bertahap sesuai jadwal di masing-masing wilayah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, adil, dan merata,” lanjutnya.
Pembagian paket makanan dilakukan setiap hari mulai pukul 17.00 waktu setempat hingga menjelang waktu berbuka puasa. Di setiap kota, lokasi warteg mitra disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat agar akses terhadap bantuan semakin mudah.
Program Warteg Gratis Alfamart juga diperkuat dengan dukungan WINGS Group melalui sejumlah produk unggulan, seperti Kecap Sedaap, Mama Lemon, So Fresh, Ciptadent, dan TOP Coffee. Produk-produk tersebut melengkapi paket makanan sekaligus membantu menjaga kualitas dan nilai gizi hidangan berbuka.
Head of Corporate Communication & CSR WINGS Group, Sheila Kansil, menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial jangka panjang.
“Kami kembali mendukung Warteg Gratis Alfamart karena melihat dampak nyata bagi masyarakat dan pemilik UMKM. Ramadan selalu menjadi momentum tepat untuk memperluas jangkauan kebaikan melalui kolaborasi yang berkesinambungan,” ungkapnya.
Selain dukungan produk, WINGS Group juga memberikan tambahan kebutuhan pendukung bagi mitra warteg sebagai bentuk kontribusi langsung terhadap keberlangsungan usaha mereka.
Dukungan strategis juga datang dari Bank Aladin Syariah yang secara konsisten menjadi mitra program. Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, menilai kolaborasi tersebut mencerminkan nilai kebermanfaatan yang diusung perbankan syariah digital.
“Kolaborasi yang kuat harus mampu menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat. Melalui Warteg Gratis, kami ingin berbagi kebahagiaan sederhana di bulan Ramadan sekaligus memperkuat sinergi antara perbankan syariah digital dan jaringan ritel yang dekat dengan masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, keterlibatan lembaga keuangan dalam program sosial semacam ini juga menjadi bagian dari upaya membangun inklusi keuangan berbasis nilai-nilai keadilan dan kepedulian.
Pada Ramadan 2026, inovasi program juga diwujudkan melalui kehadiran food truck yang akan menyapa masyarakat di empat kota, yakni Tangerang, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta.
Kehadiran food truck tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat di kawasan strategis, ruang publik, serta pusat aktivitas warga, sehingga distribusi bantuan semakin fleksibel dan adaptif terhadap kondisi lapangan.
Selain dukungan logistik dan distribusi, program ini juga didukung oleh Alfagift dan We Plus. Melalui We Plus, sebanyak 102 mitra UMKM warteg memperoleh perlindungan usaha selama program berlangsung, mencakup aspek keselamatan dan kenyamanan kerja.
Perlindungan tersebut dinilai penting untuk memastikan para pelaku UMKM dapat menjalankan aktivitas produksi dan distribusi makanan dengan rasa aman, tanpa terbebani risiko tambahan.
Rani Wijaya menegaskan bahwa keberhasilan Warteg Gratis Alfamart tidak terlepas dari sinergi seluruh mitra yang terlibat, mulai dari sektor ritel, industri barang konsumsi, perbankan syariah, hingga pelaku UMKM.
“Kolaborasi bersama berbagai mitra menjadikan program ini semakin kuat dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Ke depan, Warteg Gratis Alfamart diharapkan terus menjadi ruang berbagi kebaikan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan,” tutupnya.
Melalui program tersebut, Alfamart bersama para mitra tidak hanya menghadirkan bantuan pangan bagi masyarakat selama Ramadan, tetapi juga membangun ekosistem kolaboratif yang mendorong kemandirian UMKM, memperluas solidaritas sosial, serta memperkuat nilai gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.
(kontributor sulut, Wahyudi barik)
