Safari Ramadhan Pemkot Manado di Bunaken, Wali Kota Titip Pesan Kerukunan dan Kepedulian Sosial

“Suasana Khidmat Safari Ramadan di Masjid Al Munawwarah, Warga Bunaken Sambut Hangat Pemkot Manado”.

Saat kegiatan berlangsung, (foto istimewa)
Saat kegiatan berlangsung, (foto istimewa)

TRANSPARANSI INDONESIA.CO.ID, PEMKOT MANADO,- Suasana Penuh Kehangatan dan Kekhusyukan terasa di Masjid Al Munawwarah Bunaken, saat Pemerintah Kota Manado melalui Bagian Kesra menggelar kegiatan Safari Ramadan, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Agenda rutin Pemerintah Daerah dalam rangka mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat Nilai-nilai Keagamaan, Persaudaraan, serta kebersamaan di tengah Keberagaman.

Safari Ramadan tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Bunaken, Kota Manado, dan dihadiri oleh unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, serta ratusan jemaah yang memadati area masjid.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Manado Andrei Angouw yang diwakili Camat Bunaken Imanuel Mandak, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Dalam sambutannya, Mandak menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat berharga bagi setiap umat Muslim untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, serta meningkatkan kualitas moral dan spiritual.

“Ramadhan adalah waktu yang sangat berharga. Bagi yang hanya duduk-duduk mungkin terasa lama, tetapi bagi yang beraktivitas, waktu berjalan begitu cepat,” ujar Mandak, menyampaikan pesan wali kota, Jumat (27/2/26).

Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana pembentukan karakter manusia yang unggul, disiplin, bertanggung jawab, serta berbudi luhur.

Lebih lanjut, Mandak juga menyampaikan pesan wali kota agar seluruh lapisan masyarakat terus menjaga kerukunan antarumat beragama, memperkuat toleransi, serta mengedepankan semangat hidup baku bae, saling mendukung, dan saling menghormati.

Baca juga:  Ketika Birokrasi Tak Boleh Lambat, Otban VIII Manado Percepat Bantuan Kemanusiaan ke Daerah Terdampak Bencana

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap peduli terhadap kebersihan lingkungan, baik di sekitar tempat ibadah maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Lingkungan yang bersih mencerminkan iman dan kepedulian sosial. Mari kita rawat bersama demi kenyamanan dan kesehatan bersama,” pesannya.

Tak kalah penting, pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam dan cuaca ekstrem yang belakangan melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, khususnya di kawasan pesisir.

Pada akhir sambutan, Mandak menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim di Bunaken dan sekitarnya.

“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa kepada saudara-saudara umat Muslim. Semoga Ramadan tahun ini membawa berkah, kesehatan, dan kedamaian bagi kita semua,” tuturnya.

Ketua Badan Takmir Masjid (BTM), Rahim Koja, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Manado atas konsistensi pelaksanaan Safari Ramadan di wilayah Pulau Bunaken.

Ia menjelaskan bahwa Masjid Al Munawwarah merupakan satu-satunya masjid di Pulau Bunaken, sehingga setiap kegiatan Safari Ramadan selalu dipusatkan di lokasi tersebut.

“Karena di Pulau Bunaken hanya ada satu masjid, maka kegiatan Safari Ramadan memang selalu dipusatkan di sini setiap tahun. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pemerintah,” ungkap Rahim.

Baca juga:  Tindak Lanjut Arahan Gubernur YSK, KPH 1 Dishut Sulut Lakukan Penanaman Pohon

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bernilai seremonial, tetapi juga memberikan dampak positif dalam mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan Safari Ramadan semakin bermakna dengan penyampaian tausiah oleh Wakil Ketua BKSAUA Manado, Jafar Madiur.

Dalam tausiahnya, Jafar mengajak seluruh jemaah untuk memaknai Ramadan sebagai momentum memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, sesama manusia, serta lingkungan sekitar.

Dirinya menekankan pentingnya kejujuran, kepedulian sosial, dan semangat berbagi sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai Ramadan dalam kehidupan sehari-hari.

“Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menjaga lisan, perbuatan, dan hati agar selalu berada dalam kebaikan,” pesannya.

Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Kapolsek Bunaken, jajaran Bagian Kesra Pemkot Manado, para pengurus masjid, tokoh masyarakat, serta jemaah dari berbagai lingkungan di Pulau Bunaken.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya selama bulan suci Ramadan.

Acara berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhidmatan, ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kesejahteraan, serta kemajuan Kota Manado.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kota Manado kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berorientasi pada persatuan serta kesejahteraan bersama.

 

(kontributor sulut, Wahyudi barik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *