Back to Campus, Ini Pesan Camat Maesaan Bagi Mahasiswa KKT Unsrat Angkatan 146

Maesaan, Minsel4757 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – Kurang lebih 130-an mahasiswa Unsrat melaksanakan giat kuliah kerja terpadu (KKT) di wilayah Kecamatan Maesaan.

Mereka dibagi kedalam 12 desa yang ada di Kecamatan Maesaan, melaksanakan salah satu mata kuliah selama 23 hari.

Dan setelah selesai melaksanakan KKT di desa, para Mahasiswa KKT Unsrat angkatan 146 ditarik dan kembali ke kampus.

Acara penarikan atau pelepasan para mahasiswa KKT Unsrat angkatan 146 diwilayah Kecamatan Maesaan, dilaksanakan pada Rabu, 25 Maret 2026 bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Maesaan.

Para Mahasiswa berkumpul di Kantor Kecamatan Maesaan dan diantar langsung oleh para HukumTua bersama jajaran pemerintah desa untuk selanjutnya dilepas kembali ke kampus Unsrat.

Pada kesempatan tersebut, Camat Maesaan Arnaldo Kewas ST memberikan apresiasi akan peran dan kerja nyata dari para mahasiswa selama melaksanakan giat pengabdian kepada masyarakat.

Yang menurutnya telah disesuaikan dengan program yang telah diatur dan tentunya memberikan dampak positif bagi warga masyarakat.

Selanjutnya, Camat Maesaan berpesan agar giat kuliah kerja nyata para mahasiswa sebagai salah satu mata kuliah lapangan, benar-benar dilaksanakan dengan baik untuk selanjutnya diimplementasikan dalam kehidupan kampus, dan memberi nilai tambah untuk mata kuliah.

Baca juga:  Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Arnaldo Kewas Pimpin HukumTua Dan Prades Dalam Giat Jumat Bersih

“Tentunya, mungkin masih banyak kekurangan dan kelemahan yang didapat selama masa kuliah kerja nyata, saya pun atas nama jajaran pemerintah desa di Kecamatan Maesaan memohon maaf, dan kiranya para adik-adik Mahasiswa akan sukses kedepannya dan dapat diwisuda dengan hasil yang memuaskan,” ujarnya.

Bahkan Camat Arnaldo Kewas mengatakan bahwa para mahasiswa KKT merupakan calon-calon pemimpin masa depan, maka dari itu terus belajar dan rajin, karena kuliah bukan sampai pada KKT saja, bukan tentang ijazah yang diraih, tapi tentang bagaimana wawasan dan karakter para mahasiswa dan kemauan untuk sukses dimasa depan.

“Saya pun berterima kasih atas dedikasi dan pengabdian para mahasiswa ditengah-tengah masyarakat Maesaan, begitupun dengan para dosen pengawas maupun pembimbing yang terus memberikan pengawasan dan bimbingan kepada mahasiswa selama berada di desa,” ucap Arnaldo Kewas.

Setelah penyampaian dan sambutan dari Camat Maesaan, dilanjutkan dengan penyerahan para mahasiswa kepada perwakilan civitas akademika Unsrat yang ditandai dengan penyerahan pataka KKT Unsrat angkatan 146.

Baca juga:  Arnaldo Kewas Apresiasi Jajaran Pemerintah Desa Se-Kecamatan Maesaan Dan Mahasiswa KKT Perbaiki Jalan Tumani-Lowian

Dosen pengawas yakni Decky Paseki SH., MH., dari LPPM Unsrat setelah menerima pataka KKT menyampaikan berterima kasih kepada pemerintah kecamatan dan pemerintah desa di kecamatan Maesaan yang telah menerima dengan baik para mahasiswa untuk melaksanakan KKT di desa masing-masing.

Ia pun mengatakan agar apa yang didapat selama masa KKT benar-benar dipahami oleh mahasiswa, tentang bagaimana kehidupan sehari-hari dan mengimplementasikan apa yang didapat di Kampus kepada masyarakat yang ada di desa.

Dijelaskannya, bahwa giat KKT merupakan salah satu mata kuliah lapangan yang tentunya pula akan sangat berpengaruh pada nilai sebentar.

“Atas nama civitas akademika Unsrat, LPPM menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada pemerintah Kecamatan, pak Camat, para HukumTua bersama jajaran pemerintahan desa dan warga masyarakat Maesaan yang telah menerima dengan baik para mahasiswa KKT Unsrat angkatan 146, dan lebih dari itu juga telah memperlakukan para mahasiswa dengan baik, ini jelas terlihat saat perpisahan banyak yang menangis karena mungkin masih terasa singkat para mahasiswa berada ditengah-tengah masyarakat,” kata Dosen pengawas Decky Paseki SH., MH.
(Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *