CEP; Koperasi Bukan Sekedar Wadah Ekonomi, Tapi Kekuatan Ekonomi Kerakyatan Yang Mandiri

Daerah, Nasional, SULSEL30071 Views

SULSEL, TI – Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) melakukan kunjungan kerja spesifik ke Makassar, Sulawesi Selatan pada 28-30 Agustus 2026.

Kunker spesifik Komisi VI DPR-RI ke Makassar, juga diikuti oleh Christiany Eugenia Paruntu yang adalah anggota komisi VI DPR-RI dari fraksi partai Golkar, daerah pemilihan Sulawesi Utara.

Adapun kunjungan kerja komisi VI DPR-RI ke Kota Makassar adalah dalam agenda membahas perubahan undang-undang perkoperasian dalam perspektif akademik dan praktik usaha.

Hal tersebut disampaikan Christiany Eugenia Paruntu yang ikut dalam Kunker Komisi VI DPR-RI di Makassar mendampingi pimpinan komisi VI DPR-RI yakni Nurdin Halid.

Dikatakan Christiany Eugenia Paruntu (CEP) bahwa agenda pembahasan perubahan undang-undang tentang perkoperasian adalah sebagai bagian dari mewujudkan koperasi yang modern, profesional, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan global.

Baca juga:  CEP; Soliditas Dan Kekompakan Kunci Utama Raih Kemenangan

“Agenda komisi VI DPR-RI ini adalah sangat penting guna membahas tentang perubahan undang-undang perkoperasian guna mewujudkan koperasi yang modern, profesional, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan ekonomi kedepan,” kata CEP.

Dalam agenda tersebut, juga dibahas tentang progres koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) yang saat ini telah ada hampir di semua Desa dan Kelurahan di Indonesia.

Agenda yang dibahas terkait koperasi desa kelurahan merah putih terkait penguatan kelembagaan koperasi, tata kelola, model dan jenis usaha, serta tantangan dan implementasinya dilapangan.

Menurut Christiany Eugenia Paruntu bahwa koperasi saat ini dituntut harus naik kelas, karena keberadaan koperasi bukan sekedar menjadi wadah ekonomi masyarakat akan tetapi menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan.

“Keberadaan koperasi bukan sekedar hanya menjadi wadah ekonomi masyarakat semata tapi menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan yang mandiri, inovatif, dan kompetitif”, ucap wanita peraih segudang prestasi tersebut.

Maka dari itu, ia mendorong setiap koperasi desa kelurahan merah putih untuk dapat mampu memanfaatkan potensi-potensi di desa maupun kelurahan untuk digunakan dan diolah guna meningkatkan perekonomian rakyat.

Baca juga:  Kadis Damkar Manado Serukan Kewaspadaan Maksimal Hadapi Musim Kemarau, Ajak Masyarakat Perkuat Budaya Pencegahan Kebakaran

Selanjutnya Christiany Eugenia Paruntu menegaskan bahwa apabila koperasi kuat maka dampaknya adalah ekonomi rakyat akan tumbuh dan berkembang, yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Koperasi kuat, ekonomi rakyat tumbuh, Indonesia semakin maju,” tegas CEP. (Hen)*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *