“KESAMAAN VISI MISI DENGAN PRESIDEN, LOYALIS HARUS DITUGASKAN!”

Uncategorized508 Views

Jakarta Transparansi Indonesia.co.id – Program pemerintah terkesan lambat dilaksanakan oleh pemerintah sehingga kurang memberikan efek yang dapat dirasakan masyarakat. Dan pada akhirnya masyarakat mendapat kesan bahwa presiden hanya mengumbar janji tanpa bermaksud menuntaskannya, (15/04).

Masyarakat melihat pelaksanaan vaksinasi yang tersendat akibat cadangan stok yang menipis membuat program pengentasan pandemi Covid19 seperti terkesan jalan di tempat. Suplai vaksin yang tersendat, sementara stok vaksin kita menipis menjadi kontradiktif dengan target penerima vaksin yang ditetapkan presiden Jokowi.

Hal lain lagi adalah perekonomian yang belum dirasakan masyarakat dengan mudahnya mencari makan. Lapangan kerja yang masih terbatas akibat tutupnya perusahaan karena dampak pandemi Covid19, masih belum juga teratasi dengan masuknya investasi-investasi baru

Upaya mendatangkan investasi ini mungkin belum maksimal dilakukan oleh para pembantu presiden. Sehingga timbul kesan investor lebih memilih negara-negara tetangga sebagai pilihan investasi dibanding negara Indonesia

“Masyarakat melihat loyalitas para menteri dari presiden Jokowi tidak 100%, terlihat dari menteri-menteri yang gerak kerjanya tidak seirama dengan beliau…,” demikian pendapat Krissahat S. pemerhati masalah sosial dan politik. “Masyarakat saat ini sudah cerdas dalam menilai kinerja para menteri dan harus diganti dengan orang yang kualitasnya mumpuni dan punya integritas serta paham cara berpikir presiden. Loyalis tulenlah istilahnya..” tambahnya.

Dengan berbagai ketersendatan program pembangunan ataupun program2 yang kurang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, nampaknya akan menjadi pertimbangan kuat presiden Jokowi untuk memanfaatkan loyalis tulen yang dimilikinya dan akan mengesampingkan tekanan-tekanan partai, organ-organ tertentu ataupun lsm yang provokatif.

Sementara pada sisi yang lain sebagian masyarakat sudah banyak melakukan dukungan baik langsung maupun tidak bagi program pemerintah. Masyarakat tertentu khususnya yang bergerak di bidang bisnis sudah mendatangkan banyak investor dari luar negeri berikut funder nya sebagai upaya mendongkrak iklim usaha di dalam negeri. Masyarakat tersebut bekerja dalam diam dan tanpa pamrih.

“Saya tau persis individu-individu dalam masyarakat yang selama ini telah berkarya bagi negeri ini namun tak pernah diperhatikan pemerintahan Jokowi. Mereka inilah sesungguhnya loyalis sejati Presiden… mari kita garis bawahi itu,” pungkasnya.

HM