“Fun Run Apersi Hadirkan Harapan Hunian Subsidi, DP 0 Persen Jadi Pintu Kepemilikan Rumah”.

Transparansiindonesia.co.id, Manado,- Ribuan Masyarakat memenuhi Lapangan KONI Sario Kota Manado, Sabtu (22/11/25) Pagi Hari sekitar Pukul 06.30 Wita.
Kegiatan Spektakuler dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-27 Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), yang berlangsung penuh Energi serta menggambarkan kedekatan Emosional antara Organisasi Pengembang dan Warga yang mendambakan Akses terhadap Rumah Layak.
Panggung acara menjadi titik pertemuan antara visi penyediaan hunian rakyat dan semangat kebersamaan, di mana sorak “Apersi menyala!” bergema sebagai simbol keyakinan kolektif bahwa rumah subsidi bukan sekadar mimpi, tetapi tujuan yang bisa diwujudkan melalui kebijakan, kemauan, dan keberpihakan.
Kegiatan dibuka dengan Fun Run dengan mengalirkan kegembiraan sekaligus menghidupkan narasi keterlibatan publik dalam ikhtiar penyediaan rumah subsidi.
Ketua DPD Apersi Sulawesi Utara, Soeprapti Mohadjumangin, dalam sambutan awal, menyampaikan ungkapan terima kasih mendalam kepada seluruh peserta, sponsor, panitia, serta dukungan dari pengurus pusat Apersi yang terus berkomitmen membangun kepercayaan publik terhadap rumah subsidi yang memiliki standar mutu dan nilai kebermanfaatan.
Ia juga mengungkapkan perencanaan besar tahun depan yang menandakan ambisi solid serta keseriusan Apersi dalam merangkul masyarakat secara lebih luas, perhelatan Fun Run berskala 10 ribu peserta dan hadiah utama berupa rumah bagi peserta beruntung.
Ucapan tersebut tidak hanya menjadi janji, tetapi pernyataan arah masa depan sebuah organisasi yang bertekad memperluas partisipasi publik dalam kepemilikan hunian terjangkau.
Ketua Umum DPP Apersi, Junaidi Abdillah, yang hadir langsung dalam perayaan tersebut, menyampaikan pesan kuat mengenai peran Apersi dalam mendukung program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah rakyat.
Dirinya menegaskan bahwa usia 27 tahun bukan hanya angka, tetapi perjalanan panjang yang mengukuhkan posisi Apersi sebagai mitra strategis negara dalam mencapai target pembangunan hunian nasional.
Pernyataan tentang DP 0 persen menjadi magnet perhatian masyarakat—bermakna bahwa jalan menuju rumah subsidi dipermudah, membuka pintu bagi warga berpenghasilan rendah untuk menempati rumah layak tanpa terbebani uang muka.
Doorprize yang dibagikan pada momentum tersebut semakin menghidupkan suasana, satu unit sepeda motor sebagai hadiah utama dan puluhan hadiah menarik lainnya menciptakan interaksi gembira yang menegaskan Apersi sebagai organisasi yang dekat dengan masyarakat.
Dalam sesi wawancara mendalam, Junaidi menyampaikan bahwa secara nasional target pembangunan rumah subsidi mencapai 100 ribu unit—angka yang merefleksikan arah pembangunan yang inklusif, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Skema DP 0 persen dijelaskan sebagai mekanisme keterjangkauan yang memberi ruang luas bagi masyarakat untuk memiliki rumah tanpa memikirkan hambatan administratif.
Developer mengambil peran subsidi langsung kepada konsumen, sehingga masyarakat cukup melangkah pada sisi penghuni dan penerima manfaat.
Program tersebut tidak dibatasi waktu dan diperuntukkan bagi seluruh kalangan warga yang memenuhi syarat, menjadi bukti nyata komitmen keberpihakan.
Di sisi lain, Soeprapti Mohadjumangin menegaskan kembali bahwa pelayanan Apersi harus selalu berada pada standar mutu tinggi.
Pihaknya menyampaikan bahwa masyarakat memiliki minat tinggi terhadap rumah subsidi, namun terkadang terkendala faktor eksternal seperti jeratan pinjaman online (pinjol) yang menghambat kelancaran administrasi kredit.
Hambatan tersebut bukan penghalang permanen, tetapi tantangan bersama yang dapat diatasi melalui kolaborasi antara organisasi pengembang, regulator, dan lembaga pembina kebijakan finansial.
Dukungaan pemerintah provinsi dan pemerintah kota menjadi penopang institusional yang memastikan program hunian rakyat berjalan searah dengan orientasi pembangunan sosial.
Dengan semangat “Apersi menyala”, gema optimisme terpantul dari lapangan ke ruang publik yang lebih luas—menggaungkan keyakinan bahwa kepemilikan rumah subsidi dengan kemudahan DP 0 persen merupakan hak yang dapat diakses, bukan privilese terbatas.
Usia 27 tahun menandai perjalanan yang kuat, matang, dan teruji. Apersi Sulawesi Utara meneguhkan diri sebagai garda terdepan penyedia hunian rakyat dengan visi berjangka panjang dan kesiapan melewati perubahan serta tuntutan zaman.
Momentum perayaan ini bukan sekadar pesta ulang tahun, tetapi deklarasi terang, rumah subsidi harus tersedia, terjangkau, dan mudah dimiliki oleh seluruh lapisan warga.
(Reporter, Yudi barik)
