Minsel, transparansiindonesia.com — Bupati Minahasa Selatan DR Christiany Eugenia Paruntu SE, menghimbau kepada warga masyarakat Minahasa Selatan agar dalam merayakan pengucapan syukur Kabupaten Minahasa Selatan yang jatuh pada Minggu, 8 Juli 2018, agar benar-benar memaknai makna dari pengucapan syukur tersebut.

Dalam sambutan pengucapan syukur Minsel tahun 2018, Bupati Minsel dua periode mengatakan bahwa pengucapan syukur merupakan tradisi dan warisan budaya leluhur yang juga merupakan suatu kearifan lokal Minahasa, namun seringkali mengurangi makna pengucapan syukur sesungguhnya oleh karena mengalami beberapa transformasi yang negatif, seperti munculnya hedonisme dalam merayakan pengucapan syukur, yang merujuk pada tindakan berfoya-foya, pemborosan, serta kebiasaan mengkonsumsi minuman alkohol, yang seringkali menimbulkan konflik, dan tindakan kriminal.
“Pengucapan syukur merupakan wahana bagi kita orang percaya, untuk menghayati betapa besar Berkat, Kasih, Anugerah dan Penyertaan Tuhan bagi kita umat Manusia, dan alangkah baiknya serta hendaknya kita rayakan pengucapan syukur dengan semangat kebersamaan, silahturahmi, kekeluargaan dan dilakukan secara sederhana, namun dengan hati yang penuh sukacita dan penuh rasa syukur.” ujar Bupati dengan segudang prestasi ini.
Bupati Tetty Paruntu mengatakan bahwa moment pengucapan syukur ditahun 2018 ini adalah suatu moment adalah suatu moment spesial bagi Minsel, oleh karena berkat perkenan Tuhan Pemerintah dan masyarakat Minsel terus bergandengan tangan bekerja dan memajukan Kabupaten Minsel, dan ditahun ini, Kabupaten Minsel boleh meraih predikat atau opini WTP dari BPK oleh atas pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Minsel.
“Marilah kita terus menjaga keamanan dan ketertiban, serta keteraturan dan kelancaran lalu lintas dilingkungan masing-masing, tingkatkan terus Siskamling, serta saya mengajak semua masyarakat untuk selalu waspada dengan berbagai isu-isu provokatif, yang berbau Sara, Intoleransi, Terorisme dan Radikalisme yang dapat memecah belah keutuhan NKRI, yang selama ini telah terjalin begitu baik” tambah Bupati Cantik ini.
Bupati pun memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh persekutuan dari denominasi Gereja di Kabupaten Minahasa Selatan yang telah dan terus berperan bagi pembangunan di Kabupaten Minahasa Selatan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan generasi Muda Minahasa Selatan, serta semoga semangat pelayanan terus terpelihara dan ditingkatkan demi kemuliaan nama Tuhan.
“Selamat merayakan pengucapan syukur bagi rakyatku Minahasa Selatan, dan kiranya melalui pengucapan syukur ini, dapat semakin menggelorakan semangat kita dalam.melayani Tuhan, dan sesama, serta semangat kita membangun daerah yang kita cintai ini Kabupaten Minahasa Selatan, dan menjadikan Minahasa Selatan Hebat dan Terdepan.” tutup Bupati Tetty Paruntu.
(Hengly/TI)*
