Minsel, transparansiindonesia.co.id — Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ada di Minahasa Selatan, cukup memprihatinkan, banyaknya Warga yang terserang DBD hingga mencapai 49 orang yang dinyatakan positif DBD, ikut menjadi perhatian salah satu warga masyarakat, yakni Tommy Turangan SH.
Menurutnya Kinerja Dinas Kesehatan Minahasa Selatan harus lebih ditingkatkan, dalam hal pemberantasan Nyamuk penyebab penyakit Demam Berdarah, karena kasus 49 warga yang positif DBD cukup memprihatinkan.
“Kinerja Dinas Kesehatan, harus lebih ditingkatkan, jangan hanya banyak mengurus Proyek-proyek, tapi pelayanan ke masyarakat, dalam hal pemberantasan berbagai penyakit diabaikan, Dinas Kesehatan harus lebih pro-aktif untuk banyak turun ke lapangan, memberikan sosialisasi, manfaatkan para kader yang ada didesa, serta petugas di Puskesmas,” kata Turangan.
Menurutnya pula, Dinas Kesehatan harus lebih banyak turun ke Puskesmas-Puskesmas, dan kalau perlu sampai ke Desa-desa, jangan karena sudah banyak yang terkena penyakit DBD baru ada tindakan.
“Dinas Kesehatan Minsel harus lebih proaktif untuk banyak turun ke lapangan, jangan nanti ada kasus, baru ada tindakan, seharusnya pemberantasan dan sosialisasi harus lebih banyak dilakukan, jangan hanya duduk dikantor saja, atau sibuk study banding ke Luar Daerah, maupun sibuk ngurus proyek, Kesehatan warga harus diutamakan,” tandas Turangan, yang merupakan Putra Minsel yang sangat peduli dengan Minahasa Selatan.
Sementara itu Turangan, ikut menghimbau kepada warga masyarakat, mengenai pencegahan dan pemberantasan penyakit DBD, peran serta dan peran aktif masyarakat sangat diperlukan untuk pencegahan penyakit DBD, karena cara Fogging tidak serta mematikan jentik-jentik nyamuk, tapi hanya memusnahkan nyamuk dewasa.
(Hengly/ajm)*
