BPJN Sulut Maksimalkan Infrastruktur Jalan Nasional dengan Realisasi 99 Persen pada 2025

Manado, SULUT41 Dilihat

“Ringgo Radetyo Tegaskan Aspirasi Publik Menjadi Kompas Perencanaan Jalan Nasional”.

Kondisi jalan nasional, foto insert kasatker, Ringgo (foto istimewa)

Transparansiindonesia.co.id, SULUT,- Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sulawesi Utara, memasuki fase strategis pembangunan dan pemeliharaan jaringan jalan nasional pada tahun 2025.

 

Dengan target realisasi fisik mencapai 99 persen kualitas pekerjaan. Kepala Satuan Kerja Wilayah I BPJN Sulut, Ir. Ringgo Radetyo, S.T., M.Eng., menyampaikan keyakinannya bahwa keseluruhan pekerjaan yang tengah berlangsung dapat memenuhi standar teknis, prioritas percepatan lintas wilayah, serta target layanan publik yang telah dirancang.

 

Ringgo menerangkan bahwa seluruh pekerjaan pemeliharaan maupun peningkatan struktur jalan mencakup ruas, yang mengalami kerusakan ringan hingga berat secara merata, serta diarahkan untuk menjaga daya guna jalan nasional sebagai urat nadi distribusi barang, kendaraan logistik, transportasi publik, serta mobilitas penduduk.

Baca juga:  LSM-AMTI Minta Gubernur YSK Copot Denny Mangala: Fakta Persidangan Ungkap Keterlibatannya

 

Selain fokus pada ruas utama nasional, BPJN juga memperluas penguatan akses kawasan pendukung menuju pelabuhan, pusat produksi kelautan, permukiman padat penduduk, hingga sektor pariwisata darat yang tumbuh cepat di Sulawesi Utara.

 

Ringgo mengungkapkan, bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting karena terdapat alokasi tambahan anggaran melalui Indikasi Instruksi Presiden (Inpres), Secara khusus diarahkan untuk mempercepat konektivitas dan aksesibilitas antarwilayah.

 

Realisasi tambahan tersebut menjadi instrumen kunci untuk memperluas penetrasi infrastruktur jalan nasional ke kawasan yang sebelumnya terbatas akses fisiknya.

 

“Tambahan anggaran diarahkan agar konektivitas antardaerah dapat terlayani sejalan dengan kebutuhan transportasi masyarakat serta mendorong kelancaran ekonomi lokal maupun regional,” ujar Ringgo, Minggu (30/11/25) saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Baca juga:  Jelang Musda Golkar Sulut, CEP Masih Yang Terbaik Dan Amanah

 

Lebih jauh, ia menegaskan prinsip keterbukaan dan peningkatan partisipasi publik dalam proses pengawasan dan penyampaian aspirasi terkait kualitas jalan nasional.

 

“BPJN Sulawesi Utara menempatkan aspirasi masyarakat sebagai bagian integral dalam perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan jalan nasional, karena setiap ruas yang terpelihara baik berkontribusi langsung pada keamanan perjalanan, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi sosial,” jelas Ir. Ringgo Radetyo.

 

(Kontributor Sulut, Yudi barik)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari TRANSPARANSI INDONESIA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Banner Memanjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *