Richard Sualang Nyatakan Siap Pimpin KONI Manado, Targetkan Reformasi Pembinaan Atlet dan Prestasi Daerah

SULUT16338 Views

“Peluang besar richard sualang pimpin KONI manado dinilai kuat dari rekam jejak dan komitmen olahraga”.

Saat kegiatan berlangsung, (foto istimewa)
Saat kegiatan berlangsung, (foto istimewa)

Transparansiindonesia.co.id, Manado,- Pemilihan Ketua KONI Kota Manado untuk periode 2025–2029, mulai bergerak dari sekadar momentum organisatoris menjadi sebuah peristiwa strategis bagi masa depan olahraga daerah.

 

Hal itu tersirat dari langkah Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, yang secara resmi mengambil berkas pencalonan di Gedung KONI Manado, kawasan Megamas, Rabu (3/12/225), sebuah tindakan yang menunjukkan bahwa persaingan kali ini bukan hanya menyangkut figur, tetapi menyangkut arah pembinaan atlet dan prestasi olahraga kota.

 

Kedatangan Richard Sualang yang didampingi sejumlah pengurus dan pemerhati olahraga Manado menandai babak yang lebih serius dalam tahapan penjaringan calon ketua.

 

Pihak panitia menerima rombongan tersebut dengan suasana penuh profesionalitas, seolah sadar bahwa apa yang sedang berlangsung bukan sekadar ritual administratif, tetapi langkah awal menentukan marwah olahraga Manado selama empat tahun ke depan.

 

Usai mengambil berkas, Sualang berdiri di hadapan awak media dan menyampaikan pandangan yang merefleksikan komitmen pribadi sekaligus pemahaman mendalam mengenai ekosistem olahraga lokal.

 

Dengan gaya bicara tenang namun tegas, ia menyampaikan bahwa keputusan maju dalam pencalonan itu tumbuh dari pengabdian dan kepedulian panjang terhadap dunia pembinaan atlet.

 

“Sebagai insan dan pembina olahraga, kami melihat kesempatan ini sebagai ruang untuk membawa olahraga Kota Manado naik kelas. Ambisi kita sederhana tapi kuat, menciptakan perubahan nyata yang berdampak langsung pada prestasi atlet dan perbaikan sistem pembinaan,” ujarnya. Kalimat itu mencerminkan bahwa yang ia bawa bukan sekadar kehendak menduduki jabatan, melainkan visi transformasi.

Baca juga:  HUT Ke-61 Provinsi Sulawesi Utara, NVM; YSK-VM Akan Bawa Sulut Maju Dan Sejahtera

 

Sualang kemudian memaparkan fakta yang selama ini jarang diperbincangkan secara eksplisit: betapa Manado memegang posisi dominan dalam peta persebaran sumber daya olahraga Sulawesi Utara.

 

Menurutnya, sekitar 70 persen atlet potensial, pelatih, pembina berpengalaman hingga fasilitas latihan utama berada di Kota Manado.

 

Pernyataan ini memberi gambaran bahwa jika Manado kuat, maka Sulawesi Utara otomatis ikut terangkat.

 

Pada konteks lebih besar, Sualang menyebut target yang telah menjadi ambisi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara,masuk 10 besar pada perhelatan PON 2028. Target ini sebelumnya sering dipandang terlalu ambisius, namun ia justru melihatnya sebagai tantangan sekaligus peluang.

 

“Kita akan bekerja bersama seluruh unsur olahraga Manado — dari atlet, pelatih, perangkat pertandingan hingga pembina — untuk mendorong prestasi yang menjadi kebanggaan daerah. Energi kolektif ini harus dikelola dengan manajemen modern dan disiplin,” ungkapnya.

 

Sejumlah pemerhati olahraga di Manado menilai langkah Sualang membawa bobot serius karena ditopang rekam jejaknya dalam organisasi olahraga beberapa periode.

 

Tidak hanya memahami proses pembinaan atlet, ia juga memiliki kemampuan manajerial serta akses koordinasi lintas sektor melalui perannya sebagai Wakil Wali Kota.

 

Posisi tersebut berpotensi memperkuat hubungan antara KONI dan pemerintah kota dalam hal peningkatan anggaran pembinaan, penyediaan sarana latihan, hingga penguatan sistem pencarian bakat usia muda.

Baca juga:  Terungkap,, James Sumendap Tak Masuk Struktur PDI-P Sulut; Saya Tak Ingin Dipimpin OD

 

Harapan yang muncul dari kalangan komunitas olahraga bukan sekadar kenaikan jumlah medali, tetapi pembentukan budaya prestasi yang berkelanjutan.

 

Banyak pihak menantikan reformasi dalam pengelolaan cabang olahraga, penguatan regulasi pembinaan usia dini, optimalisasi penggunaan anggaran, hingga transparansi proses seleksi atlet daerah.

 

Selain itu, diperlukan pula dukungan psikologis, nutrisi atlet, sport science, dan pembinaan karakter — sebuah pendekatan menyeluruh yang membuat olahraga bukan hanya soal fisik, tetapi pembentukan mental juang.

 

Jika Sualang berhasil memimpin KONI Manado, publik olahraga berharap terbentuknya sistem yang mampu bukan hanya mencetak atlet berprestasi untuk satu kompetisi saja, tetapi menghasilkan generasi atlet yang mampu bersaing secara konsisten di tingkat nasional maupun internasional.

 

Pencalonan ini menjadi sinyal awal bahwa olahraga Manado memasuki era kompetisi gagasan, bukan lagi sekadar perebutan jabatan.

 

Pada akhirnya, pertanyaannya adalah bukan siapa yang menang dalam pemilihan Ketua KONI Manado, tetapi siapa yang mampu membawa harga diri olahraga kota ke tahap yang lebih tinggi dan membangun fondasi prestasi yang bertahan lebih lama dari sekadar periode kepemimpinan.

 

(Kontributor sulut, yudi barik)

 

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari TRANSPARANSI INDONESIA di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *