Doa Untuk Sitaro, CEP; Empaty Dan Duka Mendalam Bagi Korban Bencana

Kepulauan Raya, SULUT17405 Views

SULUT, TI – Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara diterjang banjir bandang, pada Senin 5 Januari 2026.

Banjir Bandang yang terjadi pada Senin subuh tersebut, mengakibatkan sebanyak 12 orang meninggal dunia dan enam orang dinyatakan hilang.

Belum lagi kerugian material yang ditimbulkan akibat banjir bandang yang menerjang Sitaro.

Upaya pemulihan pasca banjir bandang terus dilakukan oleh pemerintah, termasuk upaya-upaya melakukan pencarian terhadap korban yang hilang dan belum ditemukan.

Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit menyampaikan duka yang sangat mendalam atas bencana banjir bandang yang terjadi diwilayah Sitaro diawal tahun 2026.

Dari data yang diperoleh korban meninggal tersebar di tiga desa dan satu kelurahan, desa-desa tersebut yakni desa Batusenggo, Peling, dan Laghaeng, sementara satu kelurahan yakni kelurahan Bahu.

Anggota DPR-RI dari Dapil Sulawesi Utara, DR (HC). Christiany Eugenia Paruntu SE., S.Th., MA juga menyampaikan turut berdukacita dan duka yang mendalam atas bencana banjir bandang di Sitaro yang merenggut beberapa nyawa dan beberapa orang dinyatakan hilang.

Baca juga:  AMTI Pertanyakan Progres Kasus di Dinas Kesehatan Minsel, Sepertinya Kadis Kebal Hukum

“Bencana banjir bandang diawal tahun 2026 di bumi Karangetang, saya menyampaikan duka yang sangat mendalam, semoga keluarga korban mendapatkan kekuatan dari Tuhan, dan para korban yang hilang agar kiranya secepatnya ditemukan,” ujar CEP.

Selanjutnya, Legislator Senayan dari Fraksi Golkar tersebut mengajak warga masyarakat untuk ikut mendoakan para korban bencana, agar secepatnya dipulihkan, korban hilang agar segera ditemukan.

Begitupun upaya-upaya pemulihan pasca bencana agar segera dilaksanakan, termasuk memberikan pendampingan dan bantuan kepada para korban bencana.

“Saya mengajak kita semua untuk ikut mendoakan warga Sitaro, baik para korban yang meninggal dunia, para korban hilang maupun para korban yang selamat, semoga secepatnya Sitaro dipulihkan. Menghimbau juga agar masyarakat tetap tenang dan tanggap dengan kondisi alam saat ini, jaga keselamatan kita semua dan selalu waspada dengan berbagai potensi bencana,” kata Srikandi Sulawesi Utara tersebut.

Baca juga:  Pengamanan Terpadu Polres Bitung, Perayaan Cap Go Meh 2577 Berlangsung Aman dan Sarat Nilai Toleransi Sosial

Dan berikut data korban meninggal dunia dan korban hilang:

Korban meninggal dunia:

1. Alfian Anise (Warga Desa Batusenggo)

2. Priscila Saol (Warga Desa Batusenggo)

3. Aleksius Olongsongke (Warga Desa Peling)

4. Silvia Pamondorang (Warga Desa Peling)

5. Rafles Kobis (Warga Desa Laghaeng)

6. Hermina Maningide (Warga Desa Laghaeng)

7. Florensi Bawote (Warga Kelurahan Bahu)

8. Juanita Bangsa (Warga Kelurahan Bahu)

9. Santi Diamanis (Warga Kelurahan Bahu)

10. Swinggli Dalending (Warga Kelurahan Bahu)

11. Angkol Tamalongehe (Warga Kelurahan Bahu)

12. Hermina Maningide (Warga Kelurahan Bahu)

Korban hilang:

1. Ratmon Bangsa

2. Adris Pianaung

3. Leon Pianaung

4. Kairis Kansil (bayi)

5. Vardilin Tamalongehe

6. Azriel Tatambihe (balita).
(Hen)*

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *