Minsel, transparansiindonesia.co.id – Pemerintah kecamatan Tompasobaru, melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) yang di gelar di desa Torout, pada Rabu 28 Januari 2026.
Kegiatan Musrenbang tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari kegiatan Musrenbang tingkat desa yang telah selesai dilaksanakan di 10 desa yang ada di Kecamatan Tompasobaru.
Wakil Bupati Minahasa Selatan, Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu S.IP hadir dan membuka secara langsung kegiatan Musrenbang tersebut.
Camat Tompasobaru, Drs. Jemmy Loa dalam sambutannya menyampaikan mengenai kondisi dan situasi Kecamatan Tompasobaru, termasuk situasi Kamtibmas, luas wilayah, jumlah penduduk dan progres kegiatan pembangunan diwilayah Kecamatan Tompasobaru.
Dikatakannya pula bahwa Kecamatan Tompasobaru telah selesai melakukan Musrenbang tingkat desa di 10 desa yang ada di kecamatan Tompasobaru dan telah mendapatkan berbagai usulan-usulan untuk selanjutnya diinput ke dalam aplikasi SIPD.
Berbagai usulan pembangunan disampaikan dalam kegiatan Musrenbang tersebut, yang pada umumnya usulan-usulan pembangunan infrastruktur dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat.
Wakil Bupati Minahasa Selatan, Theodorus Kawatu mengatakan bahwa Musrenbang merupakan forum partisipatif yang strategis dalam menjaring aspirasi masyarakat serta menyepakati usulan program pembangunan lintas desa.
Dimana melalui Musrenbang dapat dilihat progres kegiatan pembangunan dari bawah (desa) karena sebelum dilaksanakan Musrenbang di tingkat kecamatan, telah lebih dahulu dilaksanakan Musrenbang di tingkat desa.
“Forum ini merupakan bagian dari proses perencanaan pembangunan dari bawah (bottom-up), mulai dari desa hingga provinsi, yang hasilnya akan diakomodasi dalam RKPD kabupaten,” jelas Wabup Kawatu.
Nantinya, melalui pelaksanaan Musrenbang tersebut akan dapat menghasilkan usulan-usulan program pembangunan yang prioritas dan tepat sasaran, serta selaras dengan RPJMD Minahasa Selatan.
Selain itu juga, melalui Musrenbang tersebut dapat menjembatani kebutuhan masyarakat desa dengan arah pembangunan baik itu ditingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional.
Tentunya pula melalui Musrenbang diharapkan akan dapat mendorong terwujudnya perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel guna mendukung pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.
Dalam rangkaian kegiatan Musrenbang, juga dilaksanakan diskusi dan rembuk bersama untuk menentukan usulan prioritas dari kecamatan Tompasobaru.
Hadir dalam kegiatan tersebut juga yakni para pimpinan SKPD dan perwakilan, unsur Forkopimca Tompasobaru, para penjabat HukumTua bersama jajaran pemerintahan desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan yang terundang. (Hen)*
