Minsel, transparansiindonesia.co.id – Setiap tanggal 3 September diperingati sebagai hari Palang Merah Indonesia.
Ditahun 2026, peringatan Hari Palang Merah Indonesia mengangkat tema “Bersatu dalam Kemanusiaan” (Keeping Humanity Alive).
Tentunya tema yang diangkat pada peringatan Hari Palang Merah tersebut bukan tanpa alasan, karena pemilihan tema hari PMI memiliki makna yakni;
Menghargai Relawan: Bentuk penghormatan bagi staf dan sukarelawan yang mendampingi masyarakat di tengah krisis.
Aksi Nyata: Mengubah rasa belas kasih menjadi tindakan nyata untuk menawarkan harapan serta martabat.
Solidaritas Global: Mengingatkan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk saling peduli di dunia yang kian kompleks.
Peringatan Hari Palang Merah Indonesia, juga tak luput dari perhatian sosok Legislator Minahasa Selatan, Novita Violetta Maramis S.Ak.
Srikandi dari fraksi partai Nasdem DPRD Minsel tersebut mengatakan peringatan Hari Palang Merah Indonesia tahun 2026 menjadi suatu momentum untuk lebih meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan kepada sesama.
Dikatakannya pula, melalui peringatan Hari PMI diharapkan setiap insan dapat terus menebar kebaikan, dan jadi kepedulian tanpa batas.
“Peringatan Hari PMI tahun 2026, menjadi momentum bagi kita untuk lebih meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan, dapat terus menebar kebaikan, dan jadi kepedulian tanpa batas,” ujar Novita Maramis.
Melalui peringatan Hari Palang Merah Indonesia, memiliki makna peringatan Hari PMI agar setiap insan maupun individu dapat lebih menunjung nilai kemanusiaan dan memberikan apresiasi kepada relawan, pendonor darah, dan para petugas PMI.
Selanjutnya juga momentum Hari PMI memiliki makna peringatan untuk dapat meningkatkan kepedulian sosial dan empati ditengah-tengah masyarakat.
“Selamat Hari PMI, mari kita wujudkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari, karena setetes darah yang kita donorkan akan sangat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darah, semangat kepedulian untuk sesama,” ucap NVM. (Hen)*
