SULUT, transparansiindonesia.co.id – Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sulawesi Utara (DPD Golkar Sulut) menggelar rapat pleno pada Senin, 12 Oktober 2026 bertempat di kantor DPD 1 Partai Golkar Sulut.
Rapat pleno tersebut dipimpin oleh Ketua DPD Michaela Elsiana Paruntu dan didampingi oleh Sekretaris Aditya Anugerah Moha dan Bendahara Inggried Sondakh.
Dalam kesempatan tersebut, Micha Paruntu mengajak kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan partai Golkar untuk terus bekerja, mengambil hati rakyat dengan program-program partai Golkar yang menyentuh langsung ke masyarakat.
Hal tersebut karena partai Golkar Sulawesi Utara pada pemilu legislatif 2029 nanti menargetkan penambahan kursi di DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.
“Menghadapi pemilu 2029, kita memiliki target yang realistis yang menjadi fokus Beringin Sulawesi Utara di pileg nanti yakni menambah perolehan kursi di legislatif, di semua tingkatan dari DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi hingga di DPR-RI,” ujar Micha Paruntu.
Dikatakan Micha pula bahwa tujuan dari partai politik tentunya menjadi pemenang dan itu berlaku bagi partai Golkar, dan Golkar Sulut tak muluk-muluk dalam menetapkan target yakni penambahan kursi di semua tingkatan legislatif.
“Termasuk juga memenangkan pilkada dan pilpres,” ucap Ketua KPRS GMIM tersebut.
Dihadapan pimpinan dan pengurus partai Golkar Sulawesi Utara, Micha kembali membakar semangat para kader Beringin Sulawesi Utara dengan mengajak untuk terus meningkatkan solidaritas dan kerja sama menghadapi pemilu 2029.
Karena, menurutnya untuk mewujudkan target tersebut bukan hanya menjadi tugas Ketua dan pimpinan partai, akan tetapi semua termasuk kader dan simpatisan partai Golkar untuk solid bergerak.
Wakil Ketua Deprov Sulut tersebut mengatakan bahwa menindaklanjuti instruksi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, ia menyebut bukan soal apakah pemilu legislatif dan pilpres dipisah sebagaimana wacana yang hangat dibicarakan saat ini.
“Kita jangan melihat hal itu, mau pileg 2029 dipisah dengan pilpres dan Pilkada 2031, tugas kita mulai saat ini adalah harus siap bekerja, dan bertempur dengan soliditas partai untuk pemilu 2029,” ujar Micha Paruntu.
Partai Golkar Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan sosok Michaela Elsiana Paruntu yang melanjutkan kepemimpinan Srikandi Beringin Christiany Eugenia Paruntu, saat ini juga sedang dan sementara fokus pada pembenahan-pembenahan terlebih membenahi administrasi menjelang pemilu.
“Partai Golkar adalah partai yang besar, apalagi saat ini partai Golkar terus menunjukkan tren positif melalui beberapa lembaga survei, maka jika peraturan menegaskan pemilu legislatif dan pilkada terpisah, tentunya partai Golkar Sulut harus siap,” tegasnya.
Ia pun menambahkan bahwa Partai Golkar Sulawesi Utara tentunya akan menyesuaikan dengan undang-undang pemilu yang sedang digodok di pusat saat ini, karena nantinya seperti apa hasilnya yang pasti Golkar Sulut siap bertarung di 2029.
Selanjutnya, Aditya Moha yang merupakan Sekretaris DPD partai Golkar Sulawesi Utara mengatakan bahwa kepengurusan baru dibawah kepemimpinan Michaela Elsiana Paruntu merupakan kesinambungan kepemimpinan dari ketua sebelumnya yakni Christiany Eugenia Paruntu yang saat ini duduk sebagai legislator senayan dari daerah pemilihan Sulawesi Utara.
Putra Bolmora tersebut juga mengatakan bahwa kepengurusan saat ini merupakan legacy dari pimpinan sebelumnya yakni dari ketua Christiany Eugenia Paruntu dan Sekretaris Raski Mokodompit.
“Pimpinan saat ini merupakan legacy dari ibu CEP dan kanda Raski, kita meneruskan saja, dan menghadapi berbagai suksesi kedepan tentunya kita harus solid, dan siap bertanding memenangkan partai Golkar,” ujar AAM. (Hen)*
