Motoling Barat Jadi Centra Cabe di Minahasa Selatan

Minsel1396 Views

Minsel, transparansiindonesia.co.id – – Kecamatan Motoling Barat boleh dibilang sukses dalam pengolahan pertanian khususnya untuk komoditi Cabe (Rica). Semangat petani dalam budidaya tanaman cabe di Kecamatan Motoling Barat sangat patut diapresiasi.

Desa Ranaan Baru Raya (Raanan Baru, Raanan Baru Satu, Ranaan Baru Dua) bisa dibilang jadi sentra produksi Cabe di Kabupaten Minahasa Selatan, karena produk cabe dari wilayah tersebut sudah dikirim sampai ke luar daerah seperti di Papua.

Camat Motoling Barat Ruddy Liow M.Pd ketika dikonfirmasi oleh awak media transparansiindonesia.co.id diruang kerjanya di Kantor Camat Motoling Barat mengatakan bahwa saat ini, Kecamatan Motoling Barat khususnya di Desa Raanan Baru Raya, para petani membudidayakan tanaman cabe, dan itu sudah sangat dirasakan oleh masyarakat dampak positifnya yakni peningkatan perekonomian masyarakat.

“Tanaman Cabe saat ini merupakan produk unggulan dari Kecamatan Motoling Barat, dimana masyarakat ramai-ramai menanam cabe yang dampaknya sudah dirasakan oleh masyarakat, yakni peningkatan perekonomian masyarakat petani di Kecamatan Motoling Barat,” kata Ruddy Liow.

Baca juga:  Tandaju Jabat Plt. Kadis Dukcapil Minsel, Begini Harapan Warga

Ketiga Desa yang ada di Pusat Kecamatan Motoling Barat tersebut, saat ini memang sedang giatnya membudi dayakan tanaman cabe, karena manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat, menurut Camat Ruddy Liow bahwa produksi cabe khususnya di tiga desa tersebut sudah bisa memcapai 6 ton dalam sekali panen, dimana panen dilakukan setiap dua minggu sekali.

“Selaku pemerintah kecamatan saya merasa bangga dengan apa yang ditunjukan oleh masyarakat Kecamatan Motoling Barat hal pengolahan lahan pertanian dengan memanfaatkan lahan tidur, serta juga ada bantuan-bantuan dari Pemerintah seperti benih, pupuk dan alsintan, terus semangat menanam dan nantinya kita juga yang akan sejahtera,” kata Camat Ruddy Liow.

Sementara itu Petani Cabe di Desa Motoling Dua Harto Lumenta yang juga sebagai HukumTua Desa Motoling Dua, ketika dikonfirmasi oleh beberapa awak media mengatakan bahwa prospek komoditi Cabe di Desa Raanan pada umumnya saat ini sangat menjanjikan hal tersebut dikarenakan harga cabe saat ini yang lumayan menguntungkan serta juga lewat pemeliharaan yang baik, akan mendapatkan hasil yang baik dan banyak pula.

Baca juga:  Rayakan HUT Ke-24, Gayatri Bangsawan Banjir Ucapan Selamat

Disamping itu ia pun mengajak kepada warga masyarakatnya untuk. Memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami berbagai macam tanaman. Holtikultura termasuk cabe, karena akan juga meningkatkan perekonomian keluarga, selain pemanfaatan lahan warga juga bisa memanfaatkan menanam cabe di pot-pot yang ada didepan rumah atau halaman rumah.

“Mari kita wujudkan Motoling Barat sebagai sentra Cabe di Minahasa Selatan, semangat kita menanam, kita juga akan sejahtera, dan perekonomian kita juga akan mengalami peningkatan,” ujar Harto Lumenta.

(Hengly)*