Rapi Dari Atas Jembatan, Belum Tentu Kuat di Bawah, Kualitas Turap Pulau Lawas Patut Dipertanyakan

KAMPAR, RIAU119 Views

BANGKINANG – TI. Proyek pembangunan turap penahan tebing Sungai Kampar di Dusun Kampung Gadang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, kini kian mengundang kontroversi banyak orang.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, proyek tersebut berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar.

 

Pertanyaan paling penting dari warga kini mengemuka: apakah kualitas turap tersebut benar-benar kuat dan sesuai spesifikasi.

 

Pasalnya, proyek turap penahan tebing Sungai Kampar dibangun untuk menghentikan abrasi dan longsor yang selama bertahun-tahun menggerus bantaran sungai di lokasi tersebut, tepat di bawah Jembatan Kampung Gadang, dimana setiap hari dilintasi ribuan warga.

Baca juga:  Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kampar dan UPT Samsat Bangkinang Periksa Kelaikan hingga Pajak Kendaraan

 

Pantauan dilakukan awak media pada Sabtu, 7 November 2026. Saat ini pekerjaan masih berjalan. Bekisting kayu masih menempel pada badan turap yang baru dicor. Material tanah dan batu masih berserakan di atas tebing.

 

Berdasarkan informasi dari Dinas PUPR Kabupaten Kampar, proyek ini merupakan pekerjaan yang dilaksanakan melalui dinas tersebut. Pelaksana di lapangan adalah pihak rekanan yang ditunjuk sesuai kontrak. Warga Kampung Gadang adalah pihak yang paling berkepentingan atas kualitas hasil pekerjaan tersebut.

 

Meski begitu, warga mempertanyakan kualitas proyek tersebut. Sebab, turap yang dibangun menggunakan uang rakyat jangan hanya bagus dilihat dari atas jembatan, tetapi rapuh saat dihantam banjir besar.

Baca juga:  Polisi Kumpul Bersama Masyarakat, Polsek Kampar Kiri Gelar Forum Diskusi di Los Kuliner Lapangan Bakti Desa Kuntu

 

“Kalau dilihat dari atas jembatan, memang rapi. Harapan kami, pengerjaannya juga kuat, tidak asal jadi, kualitas sesungguhnya tidak bisa dinilai hanya dari kerapian visual. Kekuatan turap baru bisa dibuktikan melalui mutu cor, kedalaman pondasi, dan ketahanannya saat debit Sungai Kampar meningkat,” cecer warga.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *